backgroud
logo

Buletin

 

15 Anggota DPRD Kab Bekasi Hari ini Bersaksi di Sidang Kasus Meikarta

15 Anggota DPRD Kab Bekasi Hari ini Bersaksi di Sidang Kasus Meikarta

 
15 Anggota DPRD Kab Bekasi Hari ini Bersaksi di Sidang Kasus Meikarta
15 anggota DPRD Bekasi,hadir sebagai saksi sidang kasus Meikarta, Senin 1/4/2019. (sindonews)
WJtoday
Senin, 1 April 2019 | 12:31 WIB
WJtoday, Bandung - Sebanyak 15 anggota DPRD Kabupaten Bekasi termasuk Ketua dan Wakil Ketua dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara suap perizinan proyek Meikarta.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Bandung, Jawa Barat, Senin (1/4/2019) hari ini, mereka akan dimintai keterangannya mengenai aliran uang terkait proyek tersebut. 

Sebanyak 15 pimpinqan dan anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2014-2019 yang dipanggil antara lain Sunandar (Ketua DPRD Kabupaten Bekasi), Mustakim (Wakil Ketua DPRD Kabupaten), Daris (anggota), Jejen Sayuti (anggota), Yudi Darmansyah (anggota), H Taih Minarno (anggota), Abdul Rosyid (anggota), Anden (anggota), Haryanto (anggota), Edi Kurtubi (anggota), H Syaifulloh (anggota), Mamat Hidayat (anggota), Nyumarno (anggota), Suganda (anggota), H Khairan (anggota).

Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menghadirkan lima staf Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi (Setwan) antara lain Endang Setiani (staf Setwan DPRD Kabupaten Bekasi), Ika Kharismasari (Kasubag Persidangan Setwan DPRD Kabupaten Bekasi), Mirza Suandaru Riatno (Kasubag TU Setwan DPRD Kabupaten Bekasi), Sartika Komalasari (Kasubag Umum/staf Bagian Keuangan Setwan DPRD Kabupaten Bekasi), Rosyid Hidayatulloh (Inspektorat Wilayah III/eks staf Setwan DPRD Kabupaten Bekasi). 

Anggota dan Ketua DPRD Kabupaten dan staf Setwan DPRD Kabupaten Bekasi dihadirkan untuk memperjelas duduk perkara mengenain dugaan ada dana ratusan juta yang mengalir ke Dewan.

Uang itu diduga terkait erat dengan revisi Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi yang tengah dibahas DPRD Kabupaten Bekasi. Revisi RDTR dilakukan untuk mengakomodir proyek Meikarta.

Selain uang, anggota DPRD Kabupaten Bekasi juga disebut-sebut dibiayai jalan-jalan ke Thailand dan Batam. Uang untuk membiayai jalan-jalan para legislator itu juga diduga berasal dari pengembang Meikarta.

"Pemanggilan saksi anggota DPRD Kabupaten Bekasi itu untuk mengklarifikasi keterangan Neneng Rahmi soal pemberian uang terkait revisi RDTR," kata Jaksa I Wayan Riana.

Saksi pertama yang diperiksa adalah Sunandar selaku Ketua DPRD Kabupaten Bekasi. Dia dicecar Jaksa I Wayan Riana mengenai pemberian uang dari terdakwa Neneng Rahmi Nurlaili.***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya