backgroud
logo

Buletin

 

Korban Pergerakan Tanah di Sukabumi akan Dibuatkan Hunian Sementara

Korban Pergerakan Tanah di Sukabumi akan Dibuatkan Hunian Sementara

 
Korban Pergerakan Tanah di Sukabumi akan Dibuatkan Hunian Sementara
Korban Pergerakan Tanah di Sukabumi akan Dibuatkan Hunian Sementara. (detiknews)
WJtoday
Minggu, 5 Mei 2019 | 05:59 WIB
WJoday, Sukabumi - Ratusan korban bencana pergerakan tanah di Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, akan dipindahkan dari tenda pengungsian ke hunian sementara (huntara) yang dibangun TNI dan warga. Sebab lokasi pengungsian termasuk zona merah.

Lokasi Huntara yang akan dibangun berada di Kampung Rawa Menong, masih di desa yang sama namun cukup jauh dari lokasi pengungsian yang saat ditinggali 37 Kepala Keluarga (KK).

Dandim 0622 Letkol Infanteri Haris Sukarman mengatakan pemindahan warga dari pengungsian menuju Huntara, karena tenda-tenda pengungsian yang ditinggali warga masuk ke dalam zona merah rawan pergeseran tanah.

"50 personel Kodim 0622 dibantu puluhan warga masyarakat dan relawan saat ini bergerak meratakan tanah di lokasi yang akan dibangun Huntara. Alasan pemindahan sendiri karena pengungsian yang saat ini ditempati warga masuk ke dalam zona merah," kata Haris seperti dilansir detikcom, Sabtu (4/5/2019).

Dijelaskan Haris, luas lahan untuk pembangunan Huntara tersebut 5.000 meter persegi yang nantinya dibagi-bagi untuk kompleks huntara yang berdesain bangunan model barak sebanyak 6 unit, tempat ibadah dan aktivitas pertanian warga.

Pesawahan pun retak dan amblas terdampak pergeseran tanah

"Untuk lahan yang akan dibangun huntara sendiri merupakan pinjaman dari masyarakat setempat, pembangunan memakan waktu kurang lebih 1 tahun sambil dilakukan juga uji kelayakan dan penelitian dari badan geologi," jelasnya.

Berdasar data yang dihimpun personel Kodim 0622 saat ini warga yang berstatus pengungsi berada terpisah-pisah di beberapa lokasi. 37 KK di rumah pengungsian dan tenda, 2 KK ngontrak, 65 KK di rumah keluarga,5 KK di masjid ( Gunung Batu ), 1 KK di Rumah Ketua RT 7.

"Ada 354 jiwa yang terdampak bencana, sebagian rumah mereka retak dan tidak bisa ditinggali lagi. Kami bersama BPBD, bersama relawan dan masyarakat bergerak di lokasi untuk membantu warga yang memang terdampak bencana ini," pungkasnya. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya