backgroud
logo

Bisnis

 

H-10 Hingga H+10 Perbaikan dan Pembangunan Jalan Tol Dihentikan

H-10 Hingga H+10 Perbaikan dan Pembangunan Jalan Tol Dihentikan

 
H-10 Hingga H+10 Perbaikan dan Pembangunan Jalan Tol Dihentikan
ilustrasi. (WJtoday/Yoga Enggar)
WJtoday
Senin, 6 Mei 2019 | 21:57 WIB
WJtoday, Jakarta - Agar mudik Lebaran tahun ini lebih baik dari tahun – tahun sebelumnya dari sisi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jalan Tol Trans Jawa sepanjang 965 kilometer (km) ditambah ruas tol fungsional yaitu Tol Pandaan – Malang seksi 1 – 3 (31 km) dan Jalan Tol Trans Sumatra sepanjang 503 km.

Untuk kelancaran dan kenyamanan arus mudik, seluruh pekerjaan perbaikan dan pembangunan jalan baik tol maupun non tol akan dihentikan pada H-10 Lebaran hingga H+10 Lebaran.

“Termasuk pada proyek pembangunan Jalan Tol Layang Cikampek II juga akan dihentikan dan jumlah lajurnya akan difungsikan seperti semula yakni 4 lajur untuk masing-masing arah,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pada lokasi pekerjaan Jalan Tol Layang Cikampek II, menurut Menteri PUPR, akan dikembalikan 4 lajur dan dibersihkan. 

Selain itu, untuk antisipasi kemacetan, Kementerian PUPR juga tengah mengkaji dampak dari pemindahan Gerbang Tol Cikarang Utama ke GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama yang bertujuan memecah arus kendaraan yang ke menuju Tol Cikampek-Palimanan dan yang ke Tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi.

Tempat Istirahat (TI)/Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di Jalan Tol Trans Jawa sebanyak 71 unit rest area (55 rest area operasi dan 16 rest area konstruksi) yang ada di setiap jarak 20 km.


Disamping kesiapan jalan, Kementerian PUPR juga menyiagakan 10 Mobile Toilet Unit (MTU), 11 unit Bus Toilet, 19 unit mobil tinja, dan 42 unit Mobil Tangki Air di lokasi rest area di jalan tol Trans Jawa.

Selain itu juga disiagakan Tim tanggap bencana dalam rangka mengantisipasi keadaan darurat (banjir, genangan air, dan tanah longsor) pada titik-titik rawan bencana.

Kementerian PUPR akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Korlantas, BMKG, dan Kementerian/Lembaga lainnya dalam penyelenggaraan mudik lebaran 2019, termasuk jadwal Buka-Tutup jalan tol fungsional. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya