backgroud
logo

Kabar DPRD Jabar

 

DPRD Jabar: Harga Kebutuhan Pokok Cenderung Turun di Awal Ramadan

DPRD Jabar: Harga Kebutuhan Pokok Cenderung Turun di Awal Ramadan

 
DPRD Jabar: Harga Kebutuhan Pokok Cenderung Turun di Awal Ramadan
Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari.. (dok humas dprd jabar)
WJtoday
Rabu, 8 Mei 2019 | 00:17 WIB
WJtoday, Bandung - Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari mengatakan memasuki awal Bulan Suci Ramadan 1440 Hijriah/2019 Masehi harga kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Cileunyi, Kabupaten Bandung, mengalami penurunan.

"Berdasarkan pemantauan lapangan saya  bersama Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat di Pasar Sehat, Cileunyi Kabupaten Bandung, pagi tadi harga kebutuhan pokok di sana cenderung turun," kata Ineu Purwadewi Sundari, di Bandung, Selasa (7/5/2019).

Selain itu, Ineu menyatakan pemantauan tersebut dilakukan karena adanya isu yang beredar terkait adanya kenaikan dan kelangkaan beberapa harga bahan kebutuhan pokok yang dirasakan oleh masyarakat. 

"Kami memerintahkan kepada komisi terkait untuk melihat secara Iangsung, untuk memastikan harga bahan pokok agar stabil," kata Ineu. 

Politisi yang akrab disapa Teh lneu menjelaskan, dari hasil temuan di lapangan beberapa kebutuhan bahan pokok mengalami fluktuasi harga di beberapa komoditas. 

Seperti daging, ayam potong, telur masih menunjukan harga yang stabil namun untuk beberapa komoditi lainnya yaitu beras dan bawang putih terjadi penurunan harga, setelah beberapa waktu Ialu kedua komoditas tersebut mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. 


"Saya tadi ke beberapa pedagang ada 50 ada juga yang 60 artinya operasi pasar perihal bawang putih ini yang kemarin di Iakukan oleh kementrian cukup efektif,"  ujarnya. 

Lebih lanjut Ineu berharap, harga kebutuhan pokok dapat terus stabil hingga menjelang Idul Fitri 1440 Hijriah mendatang. 

Selain itu pihaknya mengimbau, ketersediaan bahan pokok dapat menjadi perhatian bersama sehingga kebutuhan pokok bagi masyarakat Jawa Barat dapat terpenuhi. 

"Harus dipastikan juga terkait persediaan barang, keberadaan barang sampai tingkat di tingkat suplayer. Jadi tidak ada hoax menjelang Idul Fitri barang tidak ada, tapi disini kita pastikan barang barang ada dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat," pungkas Ineu.***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya