backgroud
logo

Bisnis

 

Pemberangkatan Haji Perdana via BIJB Kertajati 20 Juli 2019

Pemberangkatan Haji Perdana via BIJB Kertajati 20 Juli 2019

 
Pemberangkatan Haji Perdana via BIJB Kertajati 20 Juli 2019
Pemberangkatan Haji Perdana via BIJB Kertajati 20 Juli 2019. (WJtoday/Yoga Enggar)
WJtoday
Selasa, 14 Mei 2019 | 19:52 WIB
WJtoday, Bandung - Pemprov Jawa Barat memastikan, penerbangan jamaah haji asal Jabar melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka, dimulai 20 Juli 2019 mendatang.

Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa seusai memimpin rapat persiapan embarkasi haji BIJB bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jabar, lima kepala daerah, dan PT BIJB di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin.

"Keputusan ini sebagai tindak lanjut dari kesepakatan bersama tiga menteri di Jakarta," ungkap Iwa.

Menurut Iwa, jumlah jamaah haji yang akan diberangkatkan via BIJB sebanyak 6.007 orang yang berasal dari Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Majalengka. 

"Tadi disampaikan bahwa pemberangkatan pertama tanggal 20 Juli 2019," tegas Iwa.

Dengan keputusan ini, lanjut Iwa, Provinsi Jabar akan memiliki dua embarkasi haji, yakni Embarkasi Haji Bekasi untuk pemberangkatan jamaah haji dari wilayah barat Jabar, seperti Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Purwakarta, hingga Bandung.

"Sementara Embarkasi Kertajati melayani pemberangkatan jamaah haji dari wilayah III Cirebon. Sumedang dan Ciamis juga ingin ke Kertajati karena lebih dekat, tapi belum diputuskan," katanya.

Lebih jauh Iwa menyatakan, untuk mendukung pemberangkatan jamaah haji dari BIJB, Pemprov Jabar akan mempercepat seluruh persiapan embarkasi haji dengan menyusun tim kepaniatian yang dipimpin Asisten Daerah (Asda) 1 Bidang Hukum dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Jabar Daud Ahmad dan Kanwil Kemenag Jabar.

"Saya juga perintahkan direksi BIJB untuk melengkapi seluruh persyaratan terkait haji," tegas Iwa seraya menambahkan, pihaknya akan memantau secara intensif demi kelancaran rencana tersebut.


Sebelumnya, pemerintah memutuskan, BIJB menjadi bandara pemberangkatan jamaah haji asal Jabar mulai tahun ini. Keputusan tersebut diambil melalui kesepakatan tiga menteri, yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Bandara Kertajati untuk Pelaksanaan Haji dan Umrah di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Jumat 10 Mei 2019 lalu.

Rapat dihadiri Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Asisten Daerah (Asda) 1 Bidang Hukum dan Kesejahteraan Setda Jabar Daud Achmad, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar Hery Antasari, serta Direktur Keuangan dan Umum PT BIJB Muhamad Singgih.

Ditemui seusai rapat, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menyatakan, ketiga menteri telah sepakat dan memutuskan BIJB menjadi bandara keberangkatan dan embarkasi jamaah haji asal Jabar mulai tahun ini.

"Sudah disepakati oleh tiga menteri, memutuskan bahwa tahun ini Bandara Internasional Kertajati dipakai untuk embarkasi haji dari Jawa Barat," jelas Uu. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya