backgroud
logo

Bisnis

 

Pemudik Menurun, Banyak Bus di Terminal Leuwipanjang Tak Beroperasi

Pemudik Menurun, Banyak Bus di Terminal Leuwipanjang Tak Beroperasi

 
Pemudik Menurun, Banyak Bus di Terminal Leuwipanjang Tak Beroperasi
Pemudik Menurun, Banyak Bus di Terminal Leuwipanjang Tak Beroperasi. (tribun news)
WJtoday
Selasa, 4 Juni 2019 | 23:02 WIB
WJtoday, Bandung - Volume penumpang atau pemudik yang menggunakan angkutan bus dari Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, tahun ini diperkirakan turun 30% dibanding 2018 lalu. Kondisi tersebut menyebabkan banyak bus tidak beroperasi.

Kondisi itu diakui Kepala Terminal Leuwipanjang Posma Simanjorang. Dia mengakui, jumlah penumpang yang menggunakan bus dari Terminal Leuwipanjang turun sekitar 30%. Saat ini, rata rata penumpang per harinya sekitar 7.000 orang. 

"Berbeda dengan tahun lalu, volume penumpang yang berangkat dari Terminal Leuwipanjang bisa lebih dari 11.000 orang per hari. Misalnya pada H-2 tahun lalu jumlah penumpang berangkat mencapai 11.800 orang. Sementara tahun ini hanya 8.000 orang. 

"Sampai saat ini, belum ada lonjakan volume penumpang yang tampak signifikan. Bahkan puncak arus mudik yang diprediksi H-3 atau H-2 hanya sekitar 8.000 an penumpang," kata Posma.



Akibat turunnya volume penumpang di Terminal Leuwipanjang, tidak sedikit bus yang telah dipersiapkan tidak beroperasi. Kalaupun mereka terpaksa berangkat, load faktornya tidak begitu bagus. Banyak kursi kosong. 

Padahal, pada angkutan Lebaran tahun ini, pihaknya telah menyiapkan sekitar 641 armada bus. Dari jumlah itu, hanya sekitar 400 hingga 500 bus yang berangkat. Sisanya memilih tidak beroperasi, untuk mengurangi pengeluaran operasional. 

Dia memprediksi, turunnya penumpang di Terminal Leuwipanjang disebabkan banyaknya masyarakat yang memilih menggunakan mobil pribadi. Selain itu banyak masyarakat yang memilih ikut program mudik gratis yang digelar BUMN.

46.658 Pemudik Berangkat dari Terminal Leuwipanjang

Sebanyak 46.658 pemudik berangkat dari Terminal Leuwipanjang sejak H-7 hingga H-3 Lebaran. Pergerakan penumpang diperkirakan akan terus terjadi hingga malam hari, jelang Idul Fitri pada 5 Juni 2019 besok.


Kepala Terminal Leuwipanjang Posma Simanjorang mengatakan, berdasarkan data manifes penumpang, jumlah pemudik yang meninggalkan Kota Bandung melalui Terminal Leuwipanjang sekitar 7.000 penumpang per hari. Pada H-1 hari ini, jumlah penumpang diprediksi tidak jauh beda dengan beberapa hari lalu. 

"Puncak arus mudik dari Terminal Leuwipanjang justru terjadi pada H-7 pada 29 Mei lalu. Jumlahnya mencapai 8.455 penumpang dengan jumlah bus yang diberangkatkan mencapai 500 armada," kata Posma, Selasa (4/6/2019).

Sementara pada H-6 hingga H-4 jumlah penumpang turun menjadi sekitar 7.000 orang per hari. Begitupun pada H-3 dan H-2 yang diprediksi puncak arus mudik, justru volume penumpang lebih sedikit dari H-7. Pada H-3 tercatat 8.227 orang dan H-2 sekitar 8.092 orang. 

Menurut dia, penumpang yang mudik dari Terminal Leuwipanjang mayoritas menuju ke arah barat, baik untuk Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) atau Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Seperti Sukabumi, Cianjur, Bogor, Leuwiliang, Bekasi, Jakarta dan lainnya.

"Penumpang diprediksi akan terus berdatangan hingga tengah malam hari ini. Karena mungkin tujuan mereka tidak terlalu jauh, jadi mudiknya mendekati hari H," jelas Posma.

Dia mengungkapkan, volume penumpang yang berangkat dari Bandung dengan penumpang datang ke Bandung, tahun ini cenderung sama. Di mana penumpang datang rata-rata mencapai 6.000 orang per hari. Bahkan pada H-2, penumpang datang mencapai 13.000 orang. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya