backgroud
logo

Trensosial

 

Sidang MK, Medsos Tak Dibatasi Jika Hoaks Tak Melonjak

Sidang MK, Medsos Tak Dibatasi Jika Hoaks Tak Melonjak

 
Sidang MK, Medsos Tak Dibatasi Jika Hoaks Tak Melonjak
Sidang MK, Medsos Tak Dibatasi Jika Hoaks Tak Melonjak, 1/6/2019. (cnn indonesia)
WJtoday
Jumat, 14 Juni 2019 | 12:22 WIB
WJtoday, Jakarta - Tidak ada peningkatan eskalasi hoaks dan hasutan jelang sidang perdana sengketa Pilpres 2019. Pelaksana Tugas Kepala Humas Kemenkominfo, Ferdinandus Setu mengungkapkan jika tidak ada peningkatan hoaks, maka media sosial tidak akan dilakukan pembatasan.

"Kami berharap tidak akan dilakukan pembatasan atau pelambatan medsos selama sidang MK. Langkah pelambatan atau pembatasan medsos hanya dilakukan bila terjadi peningkatan eskalasi hoaks dan hasutan di medsos," ujarnya, Jumat (14/6/2019).

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto berjanji tidak akan ada pembatasan media sosial (medsos) saat sidang sengketa Pemilu 2019 besok. Namun, menurutnya 

"Saya sudah berjanji kalau keaadannya cukup aman, tidak ada kegiatan medsos yang ekstrem, ya tidak diapa-apain. Ngapain cari kerjaan seperti itu dan kemudian merugikan kepentingan masyarakat, tidak mungkin," ujar Wiranto di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis.

Di sisi lain, Wiranto mengingatkan semua pihak bahwa kepentingan negara dan bangsa berada di atas kepentingan perorangan dan kelompok. Ia berharap hal itu dipahami oleh semua pihak agar pembatasan serupa tidak terulang kembali.

Lebih lanjut, mantan Panglima ABRI ini menyampaikan pembatasan sejumlah fitur medsos beberapa waktu lalu dilakukan untuk menjaga keamanan nasional. Ia menyebut jika hal itu tak bisa dilakukan, maka akan menambah kekacauan di tengah masyarakat.

Tetapi, ia menegaskan langkah pembatasan itu hanya dilakukan dalam keadaan tertentu. Sehingga, ia meminta pengertian dan pemahaman dari masyarakat terkait hal itu. 


Sempat Down, Instagram Sudah Bisa Diakses Kembali

Setelah sempat down atau tak bisa diakses, Instagram sudah kembali pulih pada Jumat Pagi (14/6/2019). 

Pantauan CNNIndonesia.com, feed instagram yang sebelumnya tak bisa di-refresh pada sekitar pukul 05.00 WIB, sudah bisa kembali diakses pada pukul 06.00 WIB. 

Gangguan pada akses aplikasi ini juga sempat diakui Instagram melalui akun Twitter-nya. Instagram memang menjanjikan perbaikan secara cepat, agar penggunanya bisa kembali mengakses aplikasi tersebut. 

Namun, Instragam tak menjelaskan penyebab, lokasi terjadi gangguan, dan berapa lama waktu perbaikan. 

"Kami mengetahui beberapa orang mengalami permasalahan akses pada akun instagramnya. Kami akan memperbaiki dengan cepat," jelas Instagram dalam akun Twitter resminya, Jumat (14/6/2019).

Dikutip dari CNet, Down Detector mencatat terdapat lebih dari 57 ribu laporan kesulitan akses. Peta pemadaman menunjukkan masalah tersebut terjadi secara global, di seluruh Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, Asia, Australia, dan Selandia Baru. 

Pengguna instagram juga membanjiri akun Twitter dengan tagar #instagramdown. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya