backgroud
logo

Buletin

 

Proses Lelang Usai, 7 Jabatan Kepala SKPD Bandung Segera Terisi

Proses Lelang Usai, 7 Jabatan Kepala SKPD Bandung Segera Terisi

 
Proses Lelang Usai, 7 Jabatan Kepala SKPD Bandung Segera Terisi
Proses Lelang Usai, 7 Jabatan Kepala SKPD Bandung Segera Terisi Pekan Ini, 8/7//2019. (WJtoday/Yoga Enggar)
WJtoday
Senin, 8 Juli 2019 | 16:17 WIB
WJtoday, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial mengaku telah memilih tujuh orang terbaik untuk mengisi posisi kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hasil lelang jabatan. Pelantikan tujuh pejabat itu diharapkan berlangsung pekan ini. 

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu Pemkot Bandung menggelar lelang jabatan untuk mengisi tujuh posisi kepala SKPD yang kosong. Tujuh SKPD itu terdiri dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Diskominfo, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung. Selanjutnya Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Satpol PP, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, dan Kepala Dinas KUKM. 

Lelang jabatan itu diikuti oleh 47 peserta dan kemudian dipilih 21 orang atau tiga terbaik di masing-masing posisi. Setelah itu, Oded menetapkan satu pejabat yang dirasa cakap dan mampu memimpin dinas tertentu. 

"Kepala dinas (lelang jabatan) sudah kemarin wawancara terakhir. Sekarang prosesnya sudah saya sampaikan ke BKPP untuk diproses ke KASN. Harapannya pekan ini sudah mulai terisi," kata Oded di Balai Kota Bandung, Senin (8/7/2019). 

Dalam kesempatan itu, Oded menekankan beberapa hal kepada calon kepala SKPD pilihannya itu. Pertama dia meminta semua pejabat yang terpilih menjaga integritas dan mampu melakukan manajemen kepemimpinan yang baik. 

"Karena saya yakin sebuah organisasi sangat ditentukan bagaimana kapasitas leadership. Terutama kematangan diri sendiri, kemudian bagaimana komunikasi mereka," ucapnya. 

Ia menganggap hal itu penting. Sebab jika seorang pemimpin terlalu memiliki sikap ego dapat berdampak terhadap kinerjanya ke depan. 

"Pejabat punya egosentris ini bahaya. Bisa jadi penghambat," ujar Oded. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya