backgroud
logo

Persib

 

Pelatih Persib dan Persija Kompak, Puas Berbagi 1 Poin di SUGBK

Pelatih Persib dan Persija Kompak, Puas Berbagi 1 Poin di SUGBK

 
Pelatih Persib dan Persija Kompak, Puas Berbagi 1 Poin di SUGBK
Artur, Kim Jeffrey, dan Esteban Vizcarra merayakan gol ke gawng Persija.. (net)
WJtoday
Kamis, 11 Juli 2019 | 04:03 WIB
WJtoday, Jakarta - Persib Bandung mampu menahan imbang Persija Jakarta 1-1, pada laga Pekan 8 Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta, Rabu (10/7/2019) sore. 

Gol penyelamat Persib pada laga el-classico Indonesia tersebut dicetak Artur Gevorkyan pada menit 90+1, membalas gol tim tuan rumah yang dicetak Marko Simic menit 75. 

Pelatih Persib Robert Rene Alberts pun bersyukur timnya bisa membawa pulang 1 poin dari Jakarta. Pasalnya, pada pertandingan tersebut anak-anak asuhnya sempat kewalahan menghadapi permainan Macan Kemayoran di Babak I. 

"Di Babak I, kami tidak bermain sesuai rencana, karena banyak memainkan umpan panjang yang itu tidak ada dalam rencana. Saya rasa itu yang membuat pemain kehilangan kontrol di pertandingan dan tim lawan lebih mendominasi. Beruntung kami tidak kebobolan, karena ada beberapa peluang berbahaya dari tim lawan," kata Robert Albert dalam sesi konferensin pers seusai laga di SUGBK.

Memasuki Babak II, Robert Alberts mencoba mengubah strategi permainan pasukannya. Hal itu berhasil membuat permainan tim Maung Bandung menjadi berkembang, walaupun sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Simic pada menit 75. 

"Di Babak II, kami mulai bisa mengimbangi permainan dan menguasai beberapa area di lapangan. Ketika laga berjalan fifty-fifty, kami kembali kemasukan melalui proses yang seharusnya tidak terjadi," ungkapnya. 

Pada pertandingan tersebut, Persija harus bermain dengan 10 pemain setelah Novri Setiawan diganjar kartu merah pada menit 78. Hal itu, menurut Robert, bisa dimanfaatkan oleh pemainnya untuk mencetak gol dan menyamakan kedudukan melalui Artur Gevorkyan. 

"Kami juga mempunyai beberapa kesempatan ketika unggul jumlah pemain, dan saya senang pemain bisa menyamakan kedudukan," ucap pelatih berpaspor Belanda ini. 

Marco Simic dan Bruno Matos menyarakan gol ke gawang Persib pada laga Pekan 8 Liga 1 2019 di SUGBK, Senayan Jakarta, Rabu (10//7/2019). Sayang gol Simic mampu dibalas oleh pemain Persib, Artur Gevorkyan.

Julio Banuelo Sebut Persija Kecolongan
Sementara itu, kendati hanya meraih 1 poin setelah bermain imbang lawan Persib, Pelatih Persija Julio Banuelos pun tetap puas dengan kinerja pasukannya. Pasalnya, Julio menilai, hasil imbang pada laga el-classico kali ini, merupakan buah kerja keras para pemain di sepanjang pertandingan. 

Menurut pelatih berkebangsaan Spanyol ini, hasil imbang tersebut terjadi karena timnya sempat kecolongan di pengujung laga. Sehingga Maung Bandung mampu membalas gol lewat Artur Gevorkyan pada menit 90+1.

“Saya puas dengan kerja keras seluruh pemain. Di Babak I, kami memiliki 6-7 peluang, tapi tidak menjadi gol. Di Babak II, kami berhasil mencetak gol. Namun sayang kami kecolongan. Secara keseluruhan, saya sangat senang karena semuanya sudah bermain maksimal dan memberikan yang terbaik,” jelas Julio dalam sesi konferensi pers seusai laga di SUGBK.

Marko Simic Ogah Salahkan Novri Setiawan atas Kegagalan Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung
Novri Setiawan diganjar kartu merah langsung karena menendang bola ke arah Ezechiel N'Douassel setelah dijatuhkan oleh striker Persib tersebut. Setelah Novri ke luar lapangan, Persib berhasil menyamakan skor menjadi 1-1.

Di laga tersebut, Macan Kemayoran bermain dengan penuh kepercayaan diri dengan membuat sejumlah peluang emas dan unggul lebih dulu. Namun usaha mempertahankan keunggulan pun pupus setelah Artur berhasil mencetak gol di pengujung laga.

Gol tersebut berawal dari diterimanya kartu merah oleh Novri Setiawan hingga tuan rumah harus bermain dengan 10 orang, sehingga menyisakan celah di lini pertahanan Macan Kemayoran. Julio pun berharap agar Novr juga para pemain lainnya, bisa menjaga emosinya sehingga kejadian tersebut tak terulang di laga-laga selanjutnya.

“Saya tidak tahu kenapa itu terjadi. Karena itu di luar arahan yang saya berikan. Tapi saya berharap Novri bisa lebih bisa mengontrol emosi apalagi banyak pertandingan penting di depan sana,” kata Julio. ***

WJT / dms

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya