backgroud
logo

Fokus

 

Kemendagri: Kemenkumham dan Wali Kota Tangerang Sepakat Damai

Kemendagri: Kemenkumham dan Wali Kota Tangerang Sepakat Damai

 
Kemendagri: Kemenkumham dan Wali Kota Tangerang Sepakat Damai
Kemendagri: Kemenkumham dan Wali Kota Tangerang Sepakat Damai, 18/7/2019. (WJtoday/Yoga Enggar)
WJtoday
Kamis, 18 Juli 2019 | 17:33 WIB
WJtoday, Bandung -  Kisruh sengketa lahan antara Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dengan Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah berakhir damai usai dimediasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sekretaris Jenderal Kemendagri Hadi Prabowo memastikan dua pihak sudah berdamai, untuk selanjutnya dibahas konflik lahan ini selama tiga hari ke depan di Kantor Gubernur Banten.

"Semuanya sudah clear, yang mana penyesuaiannya akan pula difasilitasi Bapak Gubernur Banten," kata Hadi usai rapat mediasi di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Hadi menyampaikan sengketa ini terjadi karena kesalahpahaman dua pihak. Untuk mencegah terulang kembali, Kemendagri akan memfasilitasi serah terima lahan dari Kemenkumham ke Pemkot Tangerang secara resmi.


Dalam rapat itu, kata Hadi, juga disepakati dua pihak akan menarik laporan masing-masing dari kepolisian.

"Telah ada kesepakatan berdua tentunya akan menarik seluruh pengaduan," ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Arief menyampaikan ia tak bermaksud memidanakan Yasonna. Ia hanya meminta kepolisian untuk memperjelas duduk perkara sengketa ini.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah

"Saya hormat dengan beliau, kan beliau juga orang tua. Kemarin ketemu di ratas, saya cium tangan," ucap Arief.

"Ya segera, habis ini saya telepon. Saya suruh cabut (laporan ke kepolisian)," lanjut dia.

Sebelumnya, Kemenkumham melaporkan Wali Kota Arief ke Polres Kota Tangerang terkait konflik lahan dan penghentian layanan di sejumlah fasilitas milik Kemenkumham di Tangerang. 

Tindakan itu diambil setelah Arief mengancam menghentikan layanan perbaikan drainase, penerangan jalan, dan pengangkutan sampah karena Menteri Yasonna menyindir pihaknya menghambat perizinan pembangunan.

Mendagri Panggil Walkot Tangerang Usut Ribut dengan Kemenkumham
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memanggil Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah dan Gubernur Banten Wahidin Halim ke Jakarta hari ini, Kamis (18/7/2019).

Pemanggilan ini terkait konflik pemerintah Kota Tangerang dengan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly terkait sengketa lahan.

"Diundang untuk silaturahim dan klarifikasi tentang tugas-tugas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik," kata Plt Dirjen Otonomi Daerah Akmal Malik, seperti dikutip CNNIndonesia.com, Kamis (18/7/2019).

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar mengonfirmasi pertemuan akan dilakukan pukul 13.00 WIB di Kantor Kemendagri di Jakarta Pusat.

Mendagri Tjahjo Kumolo

Bahtiar menyampaikan pertemuan itu akan dipimpin oleh Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo karena Mendagri sudah diagendakan menghadiri dua acara lainnya.

Dia juga mengonfirmasi Kemendagri mengundang perwakilan Kemenkumham dalam pertemuan tersebut. Namun Bahtiar enggan merinci siapa perwakilan Kemenkumham yang hadir.

"Iya, Kemendagri juga mengundang pihak Kemenkumham hari ini," katanya.

Sebelumnya, Kemenkumham melaporkan Wali Kota Arief ke Polres Kota Tangerang terkait konflik lahan dan penghentian layanan di sejumlah fasilitas milik Kemenkumham di Tangerang. 

Dia mengancam menghentikan layanan perbaikan drainase, penerangan jalan, dan pengangkutan sampah usai Menteri Yasonna menyindir pihaknya menghambat perizinan pembangunan.

Pemkot Tangerang kemudian balik melaporkan Kemenkumham ke kepolisian. Kabag Humas Pemerintah Kota Tangerang Ahmad Ricky Fauzan mengatakan laporan tersebut telah dibuat pada Selasa (16/7/2019) dan berkaitan dengan pembangunan Politeknik Kemenkumham yang dianggap menyalahi aturan tata ruang.

Ricky juga tak menampik bahwa laporan itu dibuat juga sebagai respon atas laporan Kemenkumham terhadap Walkot Tangerang Arief R Wismansyah. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya