backgroud
logo

Buletin

 

Satgas Citarum Harum Diterjunkan Tangani Sampah Kali Bahagia Bekasi

Satgas Citarum Harum Diterjunkan Tangani Sampah Kali Bahagia Bekasi

 
Satgas Citarum Harum Diterjunkan Tangani Sampah Kali Bahagia Bekasi
Satgas Citarum Harum Diterjunkan Tangani Sampah Kali Bahagia Bekasi. (detik.com)
WJtoday
Kamis, 1 Agustus 2019 | 11:34 WIB
WJtoday, Kab Bekasi - Satgas Citarum Harum diterjunkan ke Kali Bahagia, Babelan, Kabupaten Bekasi untuk membersihkan sampah yang menumpuk. Kegiatan ini juga didukung oleh aparat TNI-Polri.

Mulai dari jembatan Jalan Akses, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Kamis (1/8/2019), tampak puluhan petugas gabungan terjun langsung membersihkan kali. Sejumlah warga juga ikut turun ke kali.

Ada sekitar 20 orang Satgas Citarum Harum mengangkat sampah dari kali. Mereka tampak mengenakan kaos berwarna putih bertuliskan 'Citarum Harum'.

Satu unit alat berat turut diterjunkan. Alat berat mengangkut sampah yang berada dipermukaan kali, kemudian sampah diletakkan ke truk sampah.

"Kekuatan yang ada dari lapangan apel tadi kurang lebih 300 orang, dari TNI, Polri dan masyarakat, termasuk juga Satgas Sektor 20, Satgas Citarum Harum," ujar Komandan Sektor 20 Satgas Citarum Harum, Kolonel Inf Kukuh Hartono, kepada wartawan, Kamis (1/8/2019).

Kukuh menyebut 20 Satgas Citarun Harum diterjunkan. Kegiatan gotong royong ini dilengkapi sejumlah peralatan.

"Kita masukan 1 alat berat, dengan didukung oleh kurang lebih 20 truk," ujar Kukuh.


Kukuh menyebut kegiatan gotong royong ini terus berjalan hingga sampah di Kali Bahagia tumpas terangkat.

Karena keterbatasan akses, sampah di Kali Bahagia sementara ini hanya diangkut pada bagian permukaan saja.


"Setelah dibersihkan ini kan yang kita angkat bukan sampah keseluruhan, yang kita angkat itu sampah rumah tangga yang terdiri dari plastik, yang ngapung di atas. Sampah yang sudah menjadi endapan lumpur itu tidak bisa, alat berat ini hadir hanya bisa mengangkat endapan lumpur di satu titik saja tapi untuk titik kanan dan kiri tidak bisa karena kurang lebih ada 204 bangunan liar," ujar Sekretaris Lurah Bahagia, Mawardi.

Seperti diberitakan, Kali Bahagia dipenuhi sampah plastik, terlihat pula berbagai jenis styrofoam. Bau tidak sedap juga menyengat dari Kali yang tersumbat itu.

Sekretaris Lurah Bahagia, Mawardi, mengatakan proses pembersihan terhambat karena ada bangunan liar di bantaran sungai. Hal itulah yang menyebabkan alat berat sulit masuk ke area dekat kali untuk mengeruk sampah.

"Sebenarnya kami dari Kelurahan Bahagia sudah koordinasi dengan kecamatan, Dinas PUPR, Dinas Kebersihan, untuk melakukan pembersihan sampah. Kendalanya untuk melakukan pembersihan sampah maksimal harus pakai alat berat, untuk alat berat sampai ke lokasi itu tidak mungkin karena ada bangunan liar dan sudah didata, itu kurang-lebih 204 bangunan liar yang ada di bantaran kali ini. Artinya, andai kata tidak ada bangunan liar, alat berat bisa masuk, kami siap membersihkan lokasi itu," ujar Mawardi.

Ratusan bangunan liar itu menyebabkan alat berat susah mendekat ke area kali di wilayah RW 21, Jembatan Jalan Akses, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, tersebut.  ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya