backgroud
logo

Entertaiment

 

Megawati Kembali Terpilih Sebagai Ketum PDI Perjuangan Secara Aklamasi

Megawati Kembali Terpilih Sebagai Ketum PDI Perjuangan Secara Aklamasi

 
Megawati Kembali Terpilih Sebagai Ketum PDI Perjuangan Secara Aklamasi
Megawati Kembali Terpilih Sebagai Ketum PDI Perjuangan Secara Aklamasi. (detik.com)
WJtoday
Kamis, 8 Agustus 2019 | 20:50 WIB
WJtoday, Denpasar - Megawati Soekarnoputri kembali dipilih secara aklamasi oleh pengurus DPD dan DPC se-Indonesia sebagai ketua umum PDI Perjuangan untuk masa periode 2019-2024. Megawati telah kesekian kalinya menjabat sebagai ketua umum sejak PDIP berdiri pada 1999 silam.

Pengukuhan Megawati sebagai ketum PDIP selanjutnya dilakukan dalam Kongres ke-V PDIP di Denpasar, Bali, Kamis (8/8.2019).

"Semua menghendaki secara aklamasi, saya diangkat lagi sebagai ketua umum PDIP periode 2019-2024," tutur Megawati 

Megawati mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan para kader PDIP. Dia berharap dapat mengemban jabatan sebaik mungkin.

Megawati Soekarnoputri merupakan putri proklamator kemerdekaan Indonesia yang juga presiden pertama, Soekarno. Megawati lahir di Yogyakarta, 23 Januari 1947, saat Indonesia tengah berperang melawan Sekutu yang ingin merebut kembali kemerdekaan.

Dalam kancah politik, Megawati telah makan asam garam. Dia pernah menjadi ketua umum PDI pada 1996. Kemudian pada 1999, dia mendirikan PDI Perjuangan sekaligus menjadi ketua umum. 

Megawati lalu menjadi presiden Republik Indonesia ke-5 menggantikan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.


PDIP Mengunci Kursi: Menteri Terbanyak dan Ketua DPR
PDI Perjuangan (PDIP) mengunci kursi menteri dan Ketua DPR. Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri terang-terangan berbicara mengenai kursi menteri.

"Ini di dalam kongres partai, Bapak Presiden, saya meminta dengan hormat bahwa PDIP akan masuk dalam kabinet dengan jumlah menteri harus terbanyak," kata Megawati dalam sambutan saat membuka Kongres PDIP di Sanur, Bali, Kamis (8/8/2019).

Mega 'mensimulasikan' kemungkinan apabila cuma ditawari menteri yang jumlahnya sedikit. Mega menolak bila PDIP hanya mendapatkan 4 kursi menteri.

"Jangan nanti, 'Ibu Mega, saya kira karena PDIP sudah banyak kemenangan sudah ada di DPR, nanti saya kasih cuma empat'. Wee... emoh. Tidak mau. Tidak mau. Tidak mau. Orang yang nggak dapet aja minta," kata Megawati yang diikuti oleh seruan hadirin tanda menyetujui.

Presiden Jokowi langsung menjawab permintaan Megawati. Jokowi, yang juga kader PDIP, menjamin partainya akan mendapatkan porsi terbesar di kabinet.

"Mengenai menteri. Tadi Bu Mega kan menyampaikan jangan empat dong. Tapi kalau yang lain dua, tapi PDIP empat kan sudah dua kali (lipat)," tutur Jokowi dalam pidato saat pembukaan Kongres PDIP.

"Kalau yang lain tiga, pasti PDIP (hadirin berteriak 'enam'), belum tentu juga," kata Jokowi.

"Yang jelas, PDIP pasti yang terbanyak. Itu jaminan saya," tegas Jokowi.***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya