backgroud
logo

Buletin

 

Pemuda dan Mahasiswa Tuntut Anggota DPRD Bebas dari Kasus Hukum

Pemuda dan Mahasiswa Tuntut Anggota DPRD Bebas dari Kasus Hukum

 
Pemuda dan Mahasiswa Tuntut Anggota DPRD Bebas dari Kasus Hukum
Puluhan memuda dan mahasiswa menggelar unjuk rasa di Kantor KPU Jabar, Rabu (14/8/2019). (net)
WJtoday
Kamis, 15 Agustus 2019 | 02:32 WIB
WJtoday, Bandung - Puluhan pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Mahasiswa Jawa Barat mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar, Jalan Garut Kota Bandung, Rabu (14/8/2019), saat digelar rapat pleno penyerahan Surat Keputusan Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRD Jabar periode 2019-2024.

Mereka datang untuk berunjuk rasa menuntut agar anggota DPRD Jabar periode 2019-2024 bersih dari korupsi dan persoalan hukum lainnya. Karena itu, massa meminta supaya KPU melakukan verifikasi sebelum mengesahkan anggota DPRD Jabar terpilih. 

Dalam aksinya, meraka menggelar orasi, juga membawa poster. Di antaranya bertuliskan 'DPRD Jabar Harus Bersih Dari Hukum Pidana dan Perdata', 'DPRD Bersih Dari Status Hukum', 'Simbol Demokrasi Telah Mati', dan Kami Butuh Pemimpin Yang Bersih'.

“Kami menuntut KPU mengesahkan anggota Dewan harus benar-benar bersih, baik individu maupun keluarganya. Mulai dari praktik korupsi maupun masalah hukum lainnya,” tegas koordinator lapangan Ogi Marogi dalam orasinya. 

Ogi menyebutkan, pihaknya mengindikasi adanya calon anggota Dewan maupun keluarganya yang terlibat tindak pidana korupsi. Karena itu, anggota Dewan terpilih harus terverifikasi dan benar-benar bebas dari persoalan korupsi atau masalah hukum. 

“Maka itu, anggota Dewan terpilih harus terverifikasi dan benar-benar bebas dari persoalan korupsi ataupun masalah hukum. Karena ada satu individu yang keluarganya terindikasi korupsi. Untuk partainya, salah satu partai pemenang di Jawa Barat,” papar Ogi.

Pengunjuk rasa menuntut KPU melakukan verifikasi terkait ada tidaknya caleg terpilih itu tersandung kasus hukum sebelum disahkan. Agar wakil rakyat yang akan bekerja 5 tahun ke depan tersebut tidak terjerat masalah hukum.

Menurut Ogi, tidak menjadi persoalan siapapun yang duduk di DPRD Jabar dalam 5 tahun mendapat. “Tetapi yang penting adalah pribadi calon anggota Dewan kehormatan dan keluarganya harus bersih tidak terindikasi melakukan dugaan pelanggaran hukum,” ujarnya.

Pihaknya menilai sebagai lembaga legislatif yang tugasnya melakukan control, budgeting, dan membentuk perundang-undangan, harus dari kalangan yang bersih dari jeratan hukum baik pidana mau perdata. 

"Karena jika tidak bersih, berpotensi akan melakukan penyelewengan dalam kekuasaannya, termasuk menyelamatkan keluarganya sendiri, bukan untuk warga Jawa Barat," tambahnya.

Meski dijaga ketat, aksi berjalan dengan damai. Kepolisian dan Dinas Perhubungan yang berada di lokasi hanya mengatur arus lalu lintas di sekitar Jalan Laswi. Seusai menyampaikan tuntutan, massa langsung membubarkan diri dengan tertib. ***

WJT / dms

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya