backgroud
logo

Kabar DPRD Jabar

 

Pemprov dan DPRD Jabar Sepakati APBD Perubahan 2019 Rp39,18 Triliun

Pemprov dan DPRD Jabar Sepakati APBD Perubahan 2019 Rp39,18 Triliun

 
Pemprov dan DPRD Jabar Sepakati APBD Perubahan 2019 Rp39,18 Triliun
Pemprov dan DPRD Jabar Sepakati APBD Perubahan 2019 Rp39,18 Triliun. (istimewa)
WJtoday
Kamis, 22 Agustus 2019 | 14:52 WIB
WJtoday, Bandung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dengan DPRD menandatangani nota kesepakatan mengenai APBD perubahan 2019. Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebut besaran APBD perubahan 2019 Rp39,18 triliun.

Besaran volume APBD perubahan TA 2019 yang semula Rp37,13 triliun (murni) menjadi Rp39,18 triliun atau mengalami kenaikan 5,54 persen. Kenaikan tersebut sekitar Rp2,05 triliun.

Emil, sapaan akrab Gubernur, mengatakan indikator APBD perubahan ini karena adanya penyesuaian target ekonomi yang semula 5,4 - 5,8 persen menjadi 5,4 - 5,9 persen. Capaian pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2019 sebesar 5,68 persen.

"Hasil audit BPK juga silpa anggaran 2018 mencapai 3,06 triliun yang penggunaannya harus dialokasikan ke anggaran 2019," kata Emil dalam sambutannya di rapat paripurna di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Kamis (22/8/2019).

Menurutnya APBD perubahan ini juga disebabkan kenaikan pendapatan daerah dari Rp34,88 triliun menjadi Rp36,03 triliun atau setara 3,31 persen. Belanja daerah juga naik dari Rp37,05 triliun menjadi Rp39,11 triliun atau 5,55 persen.

"Pembiayaan daerah juga mengalami kenaikan dari Rp2,17 triliun menjadi Rp2,98 triliun atau 37,30 persen," ungkap Emil.


Wakil Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanegara mengatakan penandatanganan nota kesepakatan ini menjadi dasar pembahasan APBD perubahan 2019. Dalam waktu dekat pembahasan dilakukan antara Badan Anggaran dan TPAD.

"Intinya sudah ada nota kesepahaman antara pemerintah dengan DPRD bahwa plafon anggaran sementara perubahan sekian, kebijakan umum anggarannya ini. Setelah itu maka besok dan seturusnya bekerjalah banggar dengan TAPD membahas anggaran perubahan. Setelah selesai baru diketuk apbd perubahan," jelas Irfan. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya