backgroud
logo

Buletin

 

Brigjen Taufik Hidayat Dipastikan jadi Ketua DPRD Jabar 2019-2024

Brigjen Taufik Hidayat Dipastikan jadi Ketua DPRD Jabar 2019-2024

 
Brigjen Taufik Hidayat Dipastikan jadi Ketua DPRD Jabar 2019-2024
Prabowo Subianto dan Taufik Hidayat di sela pelantikan Ketua DPD Gerindra Jabar, akhir 2018 lalu.. (net)
WJtoday
Kamis, 22 Agustus 2019 | 18:35 WIB
WJtoday, Bandung - Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Brigjen TNI (Purn) Taufik Hidayat tinggal selangkah lagi terpilih menjadi Ketua DPRD Jabar periode 2019-2024.

Taufik menjadi kandidat kuat dan satu-satunya, setelah Gerindra tampil sebagai pemenang Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 dengan meraih 25 kursi DPRD Jabar yang bakal resmi dilantik pada 2 September 2019 mendatang.. Pihak DPP Partai Gerindra sendiri, dalam hal ini Ketua Umum Prabowo Subianto sudah menunjuk langsung Taufik Hidayat untuk menjadi Ketua DPRD Jabar 5 tahun ke depan..

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jabar bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Bucky Wikagoe mengungkapkan, keputusan siapa yang bakal memimpin DPRD Jabar merupakan kewenangan penuh dari pihak DPP,   Dan salah satu pertimbangan menunjuk Taufik Hidayat menjadi orang nomor satu di DPRD Jabar adalah soal kepercayaan dari DPP Partai Gerindra.

"Ketua DPD biasanya menjadi prioritas yang akan menjabat sebagai ketua DPRD. Terlepas dari hal itu, alasan kepercayaan dari DPP pun menjadi hal utama. Penggabungan penilaian subjektif dan objektif," kata Bucky kepada WJtoday.

Di samping itu, melihat rekam jejak sebagai mantan jenderal TNI, Taufik dipastikan berpengalaman, karena menjadi pimpinan harus memiliki kapasitas.

"Kriteria Gerindra pasti sama dengan parpol lainnya. Misalkan, mempertimbangkan posisi di partainya. Ke dua, pengalaman dan ke tiga pasti hasil keputusan bersama," ujarnya.

Peluang Taufik menjadi ketua DPRD Jabar memang cukup besar. Pasalnya, luluasn Akabri 1983 tersebut dikenal cukup dekat dengan Prabowo yang sama-sama berlatar belakang militer. Purnawirawan TNI yang pernah berdinas di Brigif Para Raider 17/Kujang I tersebut, sudah mengenal Prabowo sejak masih berpangkat perwira pertama pada sekitar 1987. Karena kedekatan itulah, akhirnya Prabowo menunjuknya dan melantiknya menjadi Ketua DPD Partai Gerindra Jabar pada 19 September 2018 lalu.

Namun soal kedekatan tersebut yang bakal mengantarkan Taufik ke kursi ketua DPRD Jabar, Bucky menampiknya. Menurut Bucky, DPP Gerindra memiliki pertimbangan tersendiri dalam memilih kadernya untuk menempati jabatan publik atau politik. Di antaranya mengacu pada kredibilitas dan kinerja kader yang dipilih tersebut.

“Saya kira tidak bisa dikalkulasi seperti itu. Karena kalau kita hitung-hitung Pak Taufik kan juga seorang jenderal, dan pasti punya pengalaman soal kepemimpinan,” tandas anggota terpilih DPRD Jabar dari Dapil 1 Kota Bandung dan Cimahi ini.

Hasil gambar untuk brigjen tni (purn) taufik hidayat ketua dpd gerindra jabar
Taufik Hidayat menerima bendera Gerindra saat serah terima jabatan ketua DPD Partai Gerindra Jabar di Kantor DPD Partai Gerindra Jabar, Jalan PHH Mustafa Kota Bandung, 19 September 2018 lalu.

Mengenal Baik Jawa Barat
Langkah Taufik menuju Gedung DPRD Jabar sendiri berawal saat Prabowo menunjuknya sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Jabar di saat persiapan Prabowo dan Gerindra untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Mantan Wakil Ketua Umum Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) ini dianggap kompeten oleh Prabowo untuk memimpin Gerindra Jabar, Mulyadi yang masuk ke jajaran pengurus DPP Gerindra.

Hasilnya pun cukup memuaskan. Pada Pilpres 2019 lalu, Gerindra berhasil mengamankan kemenangan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno di Jabar dengan raihan lebih dari 60 persen. Mantan Staf Khusus Panglima TNI ini pun sukses membawa Gerindra menjadi pemenang Pileg dengan merebut 25 kursi DPRD Jabar, mengusur pertahana PDI Perjuangan.

Pria kelahiran Cirebon 23 Juli 1959 tersebut terpilih menjadi legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar 11 meliputi Kabupaten Subang, Sumedang, dan Majalengka, dengan raihan lebih dari 46 ribu suara.

Sebagai seorang mantan jenderal, Taufik memiliki kemampuan yang tidak banyak dimiliki pimpinan partai lainya di Jabar. Modalnya untuk memimpin DPRD Jabar akan cukup kuat karena Taufik dibentuk oleh lingkungan militer yang disiplin dengan capaian dan target yang terukur.

Semasa aktif di ketentaraan, mantan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Sulawesi Tenggara (Sultra) ini telah mengelilingi Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke. Namun kariernya di milier sebenarnya lebih banyak dihabiskan di Jabar, sehingga Taufik tidak akan memerlukan waktu lama untuk beradaptasi membaca situasi dan kondisi Provinsi Jabar.

"Saya orang Jawa Barat asli. Lahir di Cirebon, besar di Cikampek. Karier TNI saya juga banyak di Jabar, dosen juga di Sesko. Tanah di Jawa Barat mana yang belum saya datangi? Sudah semua," ungkap Taufik seusai dilantik menjadi Ketua DPD Partai Gerindra Jabar pada 19 September 2018 lalu. ***

WJT / dms

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya