backgroud
logo

Buletin

 

Bagaimana Kalau Iwa di Vonis Bebas ?

Daud Ahmad Besok Dilantik Jadi Penjabat Sekda Jabar

Daud Ahmad Besok Dilantik Jadi Penjabat Sekda Jabar

 
Daud Ahmad Besok Dilantik Jadi Penjabat Sekda Jabar
Daud Ahmad Besok Dilantik Jadi Pjs Sekda Jabar. (istimewa)
WJtoday
Selasa, 10 September 2019 | 17:43 WIB
WJtoday, Bandung - Proses penggantian Sekda Jabar mulai memasuki babak baru dengan rencana pelantikan penjabat Sekda Jabar oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil Rabu  (11/9/2019).

Sebelumnya Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan pihaknya akan melantik Penjabat Sekda Jabar, Selasa sore ini setelah masa penunjukan Pelaksana Harian (Plh) Sekda Jabar berakhir. 

“Nanti sore dilantik Pjs Sekda, Pak Daud (Ahmad),” katanya di Gedung Sate, Bandung, Selasa (10/9/2019).

Informasi terakhir yang diterima WJtoday.com, karena Daud Achmad sedang dalam perjalanan pulang dari dinas luar negeri. Dan baru akan sampai malam ini di Bandung. Rencana pelantikan  yang akan dilakukan sore ini berubah menjadi besok hari.

Keterangan dari Protokol Setda, rencana pelantikan bergeser menjadi besok (Rabu, 11/9/2019) jam 16.30


Emil mengungkapkan penjabat sekda itu punya fungsi dan tugas  sesuai dengan Kepres tentang Sekretaris Daerah.

Selain akan menjalankan tugas dan fungsi Sekda, Daud Ahmad setelah menjadi penjabat sekda akan ditugaskan khusus untuk mempersiapkan proses lelang terbuka guna mendapatkan Sekda Jabar definitif yang baru menggantikan Iwa Karniwa yang berhalangan tetap setelah ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

“Salah satu tugas Penjabat Sekda adalah menyiapkan lelang jabatan untuk Sekda definitif,” ujarnya.

Sebelumnya Gubernur sudah melansir dirinya membutuhkan figur Sekda yang tak tergiur urusan politik. 

Emil  mengatakan dirinya berkaca pada pengalaman Iwa Karniwa yang terjerat dugaan penyuapan saat tergiur mengikuti proses pencalonan Gubernur di Pilgub 2018 lalu. Menurutnya seorang Sekda harus fokus dalam urusan administrasi dan tidak terbawa dinamika politik.

"Sekda terdahulu kan punya minat ke arah politik sehingga terjadilah banyak hak yang sebetulnya tak perlu terjadi. Saya kira kuncinya itu saja," katanya di Bandung beberapa waktu lalu.

Di luar itu pihaknya memastikan ingin sosok Sekda yang profesional, dan bisa menerjemahkan visi misi gubernur secara detil. 

"Jangan sampai gubernur seperti hari ini mengurusi hal teknis yang sebetulnya bisa diselesaikan di level Sekda," jelasnya.

Masa Jabatan Penjabat Sekda Maksimal 6 Bulan,Bagaimana Kalau Iwa di Vonis Bebas ?

Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penjabat Sekretaris Daerah (tautan: Perpres Nomor 3 Tahun 2018) pada tanggal 2 Februari 2018.

Menurut Perpres ini, Penjabat Sekretaris Daerah diangkat untuk melaksanakan tugas sekretaris daerah yang berhalangan melaksanakan tugas karena: a. sekretaris daerah tidak bisa melaksanakan tugas; dan/atau b. terjadi kekosongan sekretaris daerah.

Sekretaris daerah dinyatakan tidak bisa melaksanakan tugas, menurut Perpres ini, karena: a. mendapat penugasan yang berakibat sekretaris daerah tidak dapat melaksanakan tugas dan fungsinya paling singkat 15 (lima belas) hari kerja dan kurang dari 6 (enam) bulan;  atau b. menjalankan cuti selain cuti di luar tanggungan Negara.

Jika melihat isi Kepres ini apa yang dialami Iwa Karniwa adalah masuk dalam pasal tidak bisa melaksanakan tugas.Dalam Kepres ini juga diatur paling lama masa Penjabat Sekda adalah 6 bulan.Jadi jika Daud Ahmad besok dilantik bulan Maret 2020 adalah masa maksimal Daud mengemban tugas.

Yang belum jelas betul adalah kapan Sekda Jabar definitif harus dilantik,karena Iwa berhalangan tetap karena proses hukum.Jika seandainya Iwa divonis bebas,katakan Sekda Jabar telah terpilih.Ini yang akan jadi persoalan baru bagi Gubernur Jabar Ridwan Kamil ***




WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya