backgroud
logo

Trensosial

 

Polisi Bekuk Penyebar Video Panas Sumedang Bergoyang

Polisi Bekuk Penyebar Video Panas Sumedang Bergoyang

 
Polisi Bekuk Penyebar Video Panas Sumedang Bergoyang
Polisi Buru Penyebar Video Panas Sumedang Bergoyang. (WJtoday/Yoga Enggar)
WJtoday
Rabu, 11 September 2019 | 11:00 WIB
WJtoday, Bandung - Setelah dihebohkan oleh video Vina Garut, masyarakat kembali dihebohkan dengan tersebarnya video adegan panas di Medsos. 

Video yang kemudian oleh sebagian warganet disebut Sumedang Bergoyang, karena diketahui kedua pemeran adegan mesum tersebut berasal dari daerah Sumedang.

Kepolisian Resor Sumedang memburu pelaku yang menyebarkan video asusila pasangan selingkuh untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya karena sudah meresahkan masyarakat di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

"Belum (ditangkap) pelaku sedang dicari anggota Reskrim Polres," kata Kepala Kepolisian Resor Sumedang AKBP Hartoyo melalui telepon seluler, Selasa.

Ia menuturkan, Polres Sumedang sudah mendapatkan informasi adanya video asusila yang tersebar di kalangan masyarakat dengan pemerannya diduga warga Kabupaten Sumedang.

Jajarannya, lanjut dia, langsung melakukan penelusuran untuk membuktikan kebenaran identitas para pelaku yang ada dalam video asusila, dan memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui pasangan selingkuh dalam video itu.

Polisi juga, kata dia, telah mengetahui identitas perempuan dalam video tersebut, selanjutnya menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk mengungkap kasus video asusila di Sumedang.

"Sudah (pemeran perempuan) kita mintai keterangan sebagai saksi, sama satu saksi yang lain kita sudah mintai keterangan," katanya.

Dia mengungkapkan, pelaku laki-laki dalam video tersebut sudah diketahui identitasnya, tinggal menunggu waktu untuk menangkapnya.

Hasil pemeriksaan saksi, kata Kapolres, bahwa video tersebut sengaja disebar oleh pemeran laki-laki karena kesal terhadap pemeran perempuan yang tidak mau diajak menikah.

"Pelaku penyebaran video tersebut diduga dilakukan oleh pihak laki-laki yang merasa kesal terhadap pihak perempuan yang tidak mau menikah dengan pihak laki-laki dikarenakan kedua belah pihak tersebut masih mempunyai pasangan masing-masing," katanya.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan kembali video asusila tersebut, jika diketahui sengaja menyebarkan akan mendapatkan sanksi pidana.

"Masyarakat agar tidak ikut menyebarkan video tersebut karena berpotensi dapat dipidana," katanya. 


Kecewa Ajakan Menikah Ditolak, Video Sumedang Bergoyang Disebar
Polres Sumedang akhirnya berhasil membekuk tersangka penyebar video panas Sumedang Bergoyang. Tersangka merupakan pasangan selingkuh pemeran wanita yang sudah berkeluarga.

Perkenalan AIS (34) dan YS (34) warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, berakhir bui. AIS diancam enam tahun penjara karena menyebarkan video porno bersama YS, selingkuhannya.

AIS nekatnya itu dilakukan karena kecewa ajakan menikah ditolak YS. Seperti diketahui, keduanya sudah berkeluarga. Akibatnya, video berdurasi 03.10 menit disebarkan AIS ke media sosial Whatsapp Group.

"Tersangka (AIS) tidak terima, akhirnya menyebarkan konten video porno tersebut sehingga bisa diakses oleh khalayak ramai. Motifnya sakit hati, bahwa mereka sudah berselingkuh sekian lama, mau niat serius tapi sama-sama sudah memiliki pasangan," kata Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo saat ekspose kasus tersebut di di Mapolres Sumedang, Jalan Gajah Agung, Rabu.

AIS disangkakan melanggar Pasal 45 juncto Pasal 27 UU ITE. "Ancaman hukuman 6 tahun penjara," ujar Hartoyo.

Saat gelar perkara di Mapolres Sumedang, AIS, yang bekerja sebagai sopir truk, bercerita soal pembuatan video aktivitas seks tersebut. "Suka sama suka," kata AIS.

AIS mengungkapkan video itu sengaja ia sebar karena YS melanggar kesepakatan. Ia marah kepada YS. 

"Dia sudah sepakat untuk menikah dan tak kunjung juga (menepati janji)," kata AIS.

AIS mengaku video porno bersama YS hanya satu rekaman. Sebelum ramai ke publik, video itu diberikan oleh AIS kepada bibinya, YS. 

"Dikasih ke bibinya, karena sakit hati," ucapnya.

Meski sudah berkeluarga, ia berniat menjadikan YS sebagai istri kedua. Selain itu, AIS tak mengetahui bahwa YS memiliki suami. 

"Sudah berkeluarga, hubungannya dari bulan Mei. Niat mau nikahi, jadi yang kedua, Saya nggak tahu kalau dia punya suami, katanya lagi proses (cerai)," terangnya. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya