backgroud
logo

Kabar DPRD Jabar

 

Wacana Non-ASN, DPRD Ingatkan Sekda Bukan Jabatan Politis tapi Karier

Wacana Non-ASN, DPRD Ingatkan Sekda Bukan Jabatan Politis tapi Karier

 
Wacana Non-ASN, DPRD Ingatkan Sekda Bukan Jabatan Politis tapi Karier
Wacana Non-ASN, DPRD Ingatkan Sekda Bukan Jabatan Politis Tapi Karir. (WJtoday/Yoga Enggar)
WJtoday
Sabtu, 14 September 2019 | 11:54 WIB
WJtoday, Bandung - Rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengkaji peluang non-ASN (Aparatur Sipil Negara) mengikuti lelang jabatan Sekda Jabar dinilai perlu pertimbangan matang. Sebab, dikhawatirkan ke depannya menemui kendala dan malah menghambat kerja pemerintah.

Anggota DPRD Jabar Abdy Yuhana mengatakan, wacana tersebut perlu dipertimbangkan dalam berbagai aspek. Pertama, aspek yuridis atau aturan hukum mengenai mekanisme lelang jabatan Sekda Jabar tersebut.

"Aspek yang harus dilihat dari wacana ini tentu aturan hukumnya seperti apa, memperbolehkan atau tidak," kata Abdy, seperti dikutip detik.com, Jumat (13/9/2019).

Selain melihat aspek hukum, ia juga mengingatkan Sekda Jabar bukan jabatan politik melainkan karier. Sehingga, jabatan sangat strategis dalam struktural pemerintahan khususnya tatanan ASN.

"Perlu diingat juga oleh RK kalau Sekda ini bukan jabatan politik. Sekda ini kan harus menjadi administratur yang mumpuni. Karena jabatan paling tinggi di ASN juga," jelas Abdy.

Ia khawatir kalau nantinya Sekda Jabar berasal dari non-ASN justru tidak efektif dalam menjalankan tugasnya. Sebab, pasti membutuhkan waktu untuk beradaptasi lagi dengan ASN di Pemprov Jabar.

"Khawatirnya malah tidak efektif, membuang waktu lagi untuk beradaptasi. Beda lagi kalau dari ASN yang sudah memahami dan saling mengenal. Dalam koordinasi juga akan lebih efektif," terangnya.


Abdy menegaskan, tidak mempersoalkan kalau memang secara aturan memperbolehkan. Tapi, lagi-lagi perlu dipertimbangkan secara matang dari segala aspek.

"Kalau memang secara aturan boleh silakan. Tapi harus dipertimbangkan lebih matang lagi nanti," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Emil mengatakan saat ini pihaknya sedang mengkaji kemungkinan bagi non-ASN untuk mengikuti lelang terbuka jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat. 

"Saat ini sedang saya konsultasikan. Pada dasarnya seorang saya tidak ingin melanggar aturan. Akan tetapi kami konsultasikan dan minta rekomendasi seperti apa," kata Gubernur Emil, Rabu (11/9/2019). ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya