backgroud
logo

Ekspresi

 

Festival Layang Lakbok Art & Culture 2019, Optimisme Petani Lakbok

Festival Layang Lakbok Art & Culture 2019, Optimisme Petani Lakbok

 
Festival Layang Lakbok Art & Culture 2019, Optimisme Petani Lakbok
Festival Layang Lakbok Art & Culture 2019, Optimisme Petani Lakbok. (pam/WJtoday)
WJtoday
Sabtu, 28 September 2019 | 11:52 WIB
WJtoday, Ciamis - Kabupaten Ciamis memiliki festival tahunan yang sangat menarik untuk diikuti. Festival Layang Lakbok Art & Culture 2019 di Blok Kuntul, Desa Sidaharja, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, digelar selama dua hari 27-28 September 2019.

Acara ini dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, usai membuka Jambore Desa yang diselenggarakan tak jauh dari lokasi festival.

Festival yang mengusung tema Optimisme Petani Lakbok, berlangsung meriah. Sebagai Festival Berbasis Masyarakat, Layang Lakbok lebih menonjolkan potensi-potensi alam persawahan, kuliner dan kesenian tradisi.

Terlihat pada saat pembukaan ribuan masyarakat dari berbagai daerah datang ke festival. Di lokasi festival yang berada di tengah area persawahan terdapat berbagai spot-spot foto menarik dengan tema persawahan dengan khas jerami dan petani. Terdapat puluhan stan yang menampilkan dan menjual produk-produk UMKM unggulan.


Beragam kesenian kreatif dan seni tradisi ditampilkan seperti Pasar Pematang Sawah, Helaran. Bahkan tahun ini lebih menonjolkan seni-seni lokal khas perbatasan Timur Jawa Barat yang kental akan percampuran budaya Sunda dan Jawa. Bahkan para pengunjung dikejutkan dengan penampilan penyanyi sunda Doel Sumbang.

"Tahun ini akan difokuskan pada narasi optimisme para petani Lakbok dan mengenalkan dunia pertanian pada generasi penerus Lakbok. Ini adalah sebuah festival berbasis masyarakat yang berusaha menjaga ekosistem Lakbok, agar berdampak positif bagi warga," jelas Ketua Panitia Festival Layang Lakbok Irvan Nuary.

"Kami memiliki jaringan festival di Indonesia, seperti di Aceh, Dieng, Sumatra Utara. Sehingga dengan ini kita bisa mengenalkan potensi yang ada, terutama potensi di bidang pertanian," imbuh Irfan.


Pada Festival Layang Lakbok ini wisatawan asal Perancis dan Swiss turut hadir menyaksikan. Ke depannya acara yang rutin tiap tahun ini diharapkan bisa mendatangkan wisatawan lebih banyak lagi, baik turis domestik maupun mancanegara.

"Ini menjadi semangat baru warga, apalagi kehadiran Gubernur ke sini. Kita ingin pemerintah membangun masyarakat bukan hanya infrastruktur saja, tapi SDM. Kami bertekad memberdayakan masyarakat, salah satunya melalui acara seperti ini," ujar Irfan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang membuka langsung Festival Layang Lakbok mengapresiasi festival yang menjadi salah satu ciri khas yang unik, yakni menerbangkan layangan pada malam hari. "Ini sangat luar biasa sekali, Ciamis memiliki potensi yang begitu besar," kata Emil, sapaannya.


Emil berharap Festival Layang Lakbok ini ke depan harus dilaksanakan secara rutin dan lebih meriah lagi. Bahkan dilombakan memperebutkan piala gubernur.

Festival  pun semakin meriah dengan berbagai penampilan seni tradisional yang dimainkan warga Lakbok untuk menghibur pengunjung, salah satunya lewat penampilan Doel Sumbang.

Penyanyi Pop Sunda legendaris ini mengaku takjub lantaran ada festival layangan yang digelar pada malam hari. Doel Sumbang sendiri tampil membawakan sejumlah lagi hits antara lain Sisi Laut Pangandaran, Kalimerah, hingga Arti Kehidupan.

"Hebat warga Lakbok, berbahagialah punya gubernur yang berbaur dengan warganya, kita di sini bergembira semua," ujar Doel. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya