backgroud
logo

Buletin

 

Penetapan Sekjen PA 212 Tersangka Penganiayaan Dinilai Prematur

Penetapan Sekjen PA 212 Tersangka Penganiayaan Dinilai Prematur

 
Penetapan  Sekjen PA 212 Tersangka Penganiayaan Dinilai Prematur
Penetapan Sekjen PA 212 Sebagai Tersangka Penganiayaan Dinilai Prematur. (tribun news)
WJtoday
Selasa, 8 Oktober 2019 | 12:28 WIB
WJtoday, Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persaudaraan Alumni 212 Bernard Abdul Jabar sebagai tersangka kasus penculikan dan penganiayaan terhadap pegiat media sosial, Ninoy Karundeng. Penetapan tersangka dilakukan setelah Bernard diperiksa sejak Senin (7/10/2019).

Ninoy yang merupakan relawan Jokowi itu mendapat perlakuan kekerasan saat demonstrasi berujung kerusuhan beberapa waktu lalu.

Ketua Divisi Hukum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Damai Hari Lubis menilai penetapan tersangka Sekjen PA 212 Bernard Abdul Jabbar terlalu prematur. 

"Prematur penyidik bila sudah menetapkan tersangka terhadap Bernard," kata Damai saat dikonfirmasi, Selasa (8/10/2019).

Menurutnya, polisi tidak memiliki alat bukti yang cukup dalam menetapkan Bernard sebagai tersangka. Ia menganggap keterangan saksi pelapor, dalam hal ini Ninoy, mestinya tak bisa serta merta dijadikan alat bukti.

"Seseorang pasti trauma karena syok bila baru saja dihakimi massa. Tidak mungkin bisa kenali orang-orang di sekelilingnya," terangnya.

Damai mengatakan, jika penyidik tak mempunyai dua alat bukti yang cukup, maka penetapan Bernard sebagai tersangka adalah tindakan terburu-buru.

Damai menambahkan, pihaknya bakal segera melakukan koordinasi untuk memberikan pendampingan hukum terhadap Bernard. Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga bakal segera bertemu Bernard.

"Kebetulan saya ketua divisi hukum PA 212, saya berposisi ada di Kupang, jadi saya nanti langsung kembali sore ini kita akan buat surat kuasa dan langsung besuk," katanya.

Selain Bernard, polisi juga menetapkan seseorang Fery sebagai tersangka dalam kasus ini. Sebelumnya, ia sempat diperiksa oleh penyidik sebagai saksi. Dengan demikian, polisi telah menetapkan total 13 tersangka dalam kasus ini. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya