backgroud
logo

Buletin

 

Bangun Command Center di Gedung Sate, Pemprov Jabar Anggarkan Rp5,2 M

Bangun Command Center di Gedung Sate, Pemprov Jabar Anggarkan Rp5,2 M

 
Bangun Command Center di Gedung Sate, Pemprov Jabar Anggarkan Rp5,2 M
Command Center Kota Bandung yang dibangun saat Ridwan Kamil jadi Wali Kota. (net)
WJtoday
Selasa, 8 Oktober 2019 | 17:13 WIB
WJtoday, Bandung - Pemprov Jabar berencana membangun command center yang berlokasi di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung. 

Pusat informasi dan komando yang menelan biaya mencapai Rp5,2 miliar tersebut kini tengah dikerjakan dan rencananya akan diluncurkan Desember 2019.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jabar Setiaji mengatakan Pemprov Jabar memang sudah meluncurkan command center yang diresmikan saat Gubernur Ahmad Heryawan pada 11 Mei 2018 lalu. Namun command center yang telah ada tersebut akan digunakan untuk penanganan Sungai Citarum.

"Targetnya pada bulan Desember ini mudah-mudahan bisa kita launching. Jadi command center ini kita ngebangun baru, untuk lokasi tetap di Gedung Sate hanya beda blok dengan yang sudah ada," ujar Setiaji, Selasa (8/10/2019).

Selain lebih luas, menurut Setiaji, desain command center baru ini akan disesuaikan dengan kebutuhan terkini dan didesain lebih futuristik. Hal itu senada dengan command center yang dimiliki oleh Kota Bandung yang dibangun saat Gubernur Jabar Ridwan Kamil mejabat Wali Kota Bandung.

"Kalau command center yang kemarin kan cuma sedikit ruangannya. Kalau ini seperti di Kota Bandung, selain bentuknya yang lebih futuristik terus ada juga galeri-galeri," jelasnya.

Dia memaparkan, di command center tersebut nantinya akan ada beberapa ruangan, selain ruang kerja unit pusat layanan digital service, yakni ruangan untuk memutar berbagai video tentang Provinsi Jabar.

Nantinya Command center bisa diakses oleh masyarakat sebagai tempat wisata baru di kawasan Gedung Sate. Masyarakat bisa datang untuk melihat dan mengenal digital literasi.

"Sebagai edukasi juga. Kami menginformasikan produk-produk digital Pemprov Jabar dan masyarakat bisa turut berpartisipasi," katanya.

Fungsi command center ini, jelas Setiadji, untuk memonitor beberapa indaktor. Misalnya, sebagai penanganan bencana dan informasi seperti mengenai arus lalu lintas jalan dan lain-lain.

"Untuk tender Rp5,2 miliar itu juga beserta peralatan-peralatan yang nantinya ada di dalam command center," katanya.

Setiaji menambahkan, pada 2019 ini pihaknya juga bakal membangun command center di 4 kabupaten, yaitu di Indramayu, Garut, Pangandaran, dan Cirebon. Sementara pada 2020, diproyeksikan ada 9 command center yang bakal didirikan di daerah lainnya di Jabar.

"Kami pilih daerah yang belum punya command center dan yang sudah siap melaksanakan. Karena Kabupaten Indramayu, Kabupaten, Garut, Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Cirebon sudah menyiapkan perangkat SDM," pungkas Setiaji. ***

WJT / dms

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya