backgroud
logo

Buletin

 

7 Rumah dan 1 Sekolah di Purwakarta Rusak Dihujani Batu Raksasa

7 Rumah dan 1 Sekolah di Purwakarta Rusak Dihujani Batu Raksasa

 
7 Rumah dan 1 Sekolah di Purwakarta Rusak Dihujani Batu Raksasa
Sebuah rumah rusak parah tetimpa batu raksasa dari Gunung Handeuleum. (detik.com)
WJtoday
Rabu, 9 Oktober 2019 | 12:43 WIB
WJtoday, Purwakarta - Sebanyak 7 rumah warga dan 1 bangunan sekolah di Kampung Cihandeuleum, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, rusak setelah dihujani batu besar dari atas Gunung Cihandeuleum.

Kepala Dinas Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Purwakarta Wahyu Wibisono mengungkapkan, pihaknya mendapatkan laporan tersebut langsung dari petugas di lapangan.

Wahyu engatakan, batu yang menghujani rumah warga merupakan dampak dari aktivitas blasting atau peledakan batu yang dilakukan oleh PT Mandiri Sejahtera Sentra (MSS) pada Selasa (8/10/2019) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

"Dari hasil pengecekan di lapangan oleh anggota dan menurut keterangan saksi, batu tersebut jatuh dari ketinggian sekira 500 meter ke rumah warga yang ada di bawah gunung," kata Wahyu

Daril laporan yang diterima,kejadian berawal saat PT MSS melakukan blasting atau peledakan batu dan ledakannya menimpa rumah warga yang ada disekitar pemukiman dari ketinggian sekitar 500 meter ke rumah warga yang ada di bawah gunung. Atas kejadian ini, masyarakat sempat marah dan berbondong bondong mendatangi pihak perusahaan untuk meminta pertanggungjawaban. 

Dari 5 rumah warga dan 1 bangunan sekolah, 2 di antaranya mengalami kerusakan parah. Sedangkan yang lainnya mengalami kerusakan di beberapa titik bangunannya.

"Langkah pertama yang kita lakukan di TKP adalah mengevakuasi warga ke tempat yang aman," ucapnya.

Rumah yang rusak tersebut berada di Kampung Cihandeleum RT 09/05 Desa Sukamulya Kecamatan Tegalwaru, yakni milik Dodi (35) dan Holid (55) yang mengalami rusak berat. Lalu rumah milik Oji (40) rusak pada bagian kamara mandi, rumah Kamsir (40) rusak pada bagian genting, H aceng (55) rusak berat pada bagian kamar mandi, dan rumah Aceng (50) mengalami retak pada bagian dindingnya. Sedangkan Madrasah MI rusak ringan pada bagian lantainya.

Meski tak menimbulkan korban jiwa, kata Wibi, petugas dari Dinas Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran disiagakan di sekitar lokasi. Kerugian akibat bencana ini ditaksir mencapai Rp400 juta. ***

WJT / dms

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya