backgroud
logo

Buletin

 

Gubernur Emil Klaim dalam 2 Tahun Target Citarum Harum Capai 30 Persen

Gubernur Emil Klaim dalam 2 Tahun Target Citarum Harum Capai 30 Persen

 
Gubernur Emil Klaim dalam 2 Tahun Target Citarum Harum Capai 30 Persen
Gubenur Ridwan Kamil memaparkan progres 2 tahun program Citarum Harum. (istimewa/humas pemprov jabar)
WJtoday
Kamis, 17 Oktober 2019 | 23:42 WIB
WJtoday, Jakarta - Gubernur Jabar Ridwan Kamil memaparkan progres Program Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum atau Citarum Harum dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Dua Tahun Penanganan DAS Citarum di Jakarta.

Menurut Emil, Citarum Harum mengalami banyak kemajuan setelah 2 tahun berjalan. Mulai dari penanganan limbah industri, pemantauan kualitas air, sampai penanganan sampah di DAS Citarum. 

"Dilaporkan selama 2 tahun progres perbaikan sudah mencapai angka sekira 30 persen dari target. Di akhir 2023, progres harus sudah mendekati target (100 persen)," kata Emil seusai mengikuti rapat bersma Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Kamis (17/10/2019). 

Emil mengatakan, salah satu tantangan Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum adalah lahan kritis atau lahan tidak produktif. Menurutnya, ada sekitar 60 ribu hektare lahan kritis di luar kawasan hutan. 

"Permasalahan mendasar ternyata ada di lahan kritis karena masih 60 ribu hektare yang belum tertangani saking luasnya. Kita butuh 24 juta pohon untuk ditanam. Semoga itu terselesaikan dengan kolaboratif," ucap Emil. 

Dalam rapat koordinasi dan evaluasi tersebut, Emil mengusulkan agar pencairan bantuan dana sebesar US$100 juta atau kurang lebih Rp1,4 triliun dari Bank Dunia dipercepat untuk menyelesaikan persoalan sampah Sungai Citarum.

"Untuk pencairan dana Bank Dunia dipercepat agar program-program kita bisa dilaksanakan," katanya. 

Emil pun berharap rapat koordinasi seperti ini rutin digelar karena persoalan DAS Citarum sangat kompleks. Tujuannya, agar soliditas semua pihak yang terlibat dalam program Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum terjaga. 

"Citarum sangat kompleks, kalau jarang rapat akan banyak miskomunikasi. Jadi, kita rutinkan dan tiap akhir tahun kita lapor ke presiden," pungkas Emil.  ***

WJT / dms

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya