backgroud
logo

Fokus

 

Susunan Alat Kelengkapan Dewan DPR RI Periode 2019-2024

10 dari 11 Komisi DPR Dikuasai Parpol Koalisi Jokowi

10 dari 11 Komisi DPR Dikuasai Parpol Koalisi Jokowi

 
10 dari 11 Komisi DPR Dikuasai Parpol Koalisi Jokowi
10 dari 11 Komisi DPR Dikuasai Parpol Koalisi Jokowi . (istimewa)
WJtoday
Jumat, 18 Oktober 2019 | 22:25 WIB
WJtoday, Jakarta - Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPR RI periode 2019-2024 resmi terbentuk secara musyawarah mufakat. Hal ini usai pimpinan DPR melakukan rapat konsultasi pengganti Bamus, Jumat (18/10/2019).

“Alhamdulillah hari ini terbentuk Alat Kelengkapan Dewan melalui musyawarah mufakat. Ini awal yang baik bagi DPR periode ini karena tidak sampai tiga pekan Alat Kelengkapan Dewan sudah terbentuk,” ujar Ketua DPR, Puan Maharani, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Dia mengungkapkan, dalam rapat konsultasi tadi disepakati AKD terdiri atas 11 komisi dan enam badan. Total ada 17 ketua, terdiri atas komisi dan badan, serta 66 wakil ketua komisi dan badan.

“Saya berharap dengan terbentuknya Alat Kelengkapan Dewan ini, DPR segera bekerja untuk memenuhi aspirasi masyarakat,” katanya.

Dari 11 kursi ketua yang tersedia, 10 di antaranya diberikan kepada empat partai politik di koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Golkar, NasDem, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

PDIP mendapatkan kursi ketua di tiga komisi yakni Komisi III, Komisi IV, dan Komisi V. PDIP juga akan menduduki satu jabatan ketua badan yakni di Badan Anggaran (Banggar).

Kemudian Golkar mendapatkan kursi ketua di dua komisi yaitu Komisi I dan Komisi II. Selanjutnya, NasDem mendapatkan kursi ketua di dua komisi yakni Komisi VII dan Komisi IX. Terakhir, PKB mendapatkan kursi ketua di dua komisi yaitu Komisi VI dan Komisi X.

Satu partai politik dari koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak mendapatkan sama sekali kursi ketua komisi di DPR untuk lima tahun ke depan.

Sedangkan satu kursi ketua yang tersisa, yakni Komisi VIII diberikan kepada Partai Amanat Nasional (PAN) yang di Pilpres 2019 lalu bergabung dalam koalisi pendukung pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Partai politik di koalisi Prabowo-Sandi mendapatkan jatah ketua di tujuh badan yang ada di DPR. Gerindra akan menduduki ketua Badan Legislasi (Baleg) dan Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP). Kemudian Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapatkan jatah untuk menduduki kursi Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Sedangkan, Demokrat mendapatkan dua kursi ketua badan yakni Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) dan Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN).

Alokasi untuk jabatan wakil ketua di komisi dan badan-badan juga sudah ditentukan. PDIP mendapatkan 11 kursi, Golkar menerima 10 kursi, Gerindra mendapatkan 9 kursi, NasDem menerima 8  kursi, dan PKB mendapatkan 7  kursi.

Selanjutnya, Demokrat mendapatkan alokasi 4 kursi wakil ketua, PKS 6  kursi wakil ketua, PAN 5  kursi wakil ketua, serta PPP menerima 4 kursi wakil ketua. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


   

Terkini

 

Berita Lainnya