backgroud
logo

Persib

 

Seusai Jamu Persebaya di Bali, Tim Persib Langsung Terbang ke Jakarta

Seusai Jamu Persebaya di Bali, Tim Persib Langsung Terbang ke Jakarta

 
Seusai Jamu Persebaya di Bali, Tim Persib Langsung Terbang ke Jakarta
Tim Persib akan langsung bertolak ke Jakarta seusai melakoni laga kontra Persebaya di Bali. (persib.co.id)
WJtoday
Sabtu, 19 Oktober 2019 | 17:08 WIB
WJtoday, Bali - Seusai melakoni laga kandang usiran kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Jumat (18/10/2019) malam, tim Persib Bandung tidak akan kembali dulu ke Bandung.

Tim asuhan Pelatih Robert Rene Albert akan langsung bertolak ke Jakarta untuk menyongsong laga berikutnya pada Pekan 24 Liga 1 2019 menghadapi Bhayangkara FC yang dijadwalkan digelar di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (23/10/2019) mendatang.

Namun sebelum terbang ke Jakarta, Supardi Nasir dan kawan-kawan terlebih dulu beristirahat sekaligus menggelar latihan di Pulau Dewata. Sehari pasca-laga yang berakhir dengan kemenangan Maung Bandung 4-1 tersebut, tim diliburkan sehari, dan baru akan berlatih pada Minggu (20/10/2019) sore.


"Hari ini libur. Pemain bebas," kata Robert Alber, Sabtu (19/10/2019), dikutip laman resmi klub.

Setelah berlatih selama 2 hari, rencananya skuat Maung Bandung akan berangkat ke Jakarta, Selasa (22/10/2019) nanti atau sehari menjelang laga. “Kami akan recovery dan official training di Jakarta,” ujar pelatih asal Belanda ini.

Setelah menghadapi Bhayangkara FC, Persib akan kembali bertanding menjamu Persija Jakarta, Senin (28/10/2019). Namun meski berstatus tuan rumah, Persib Bandung belum tentu bisa menggelar laga kandang di Bandung karena terkendala izin.

Salah satu alternatif venue yang akan digunakan, yakni Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Setelah menjamu Persija, tim Maung Bandung pun belum akan kembali ke Bandung. Karena pada pekan berikutnya harus melakoni laga tandang kontra Kalteng Putra di Pulau Kalimantan pada 1 November mendatang.

Robert mengakui, kondisi tersebut cukup berat bagi timnya yang harus melakukan perjalanan cukup melelahkan dalam sebelum ini.

“Sangat berat untuk tim pergi ke Bali, ke Jakarta, lalu ke Surabaya, dan ke Kalteng. Ini tidak akan mudah bagi tim mana pun di dunia,” ucapnya. ***

WJT / dms

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya