backgroud
logo

Inspirasi

 

Penyuluh Kehutanan Berperan Penting Jaga Kelestarian Hutan

Penyuluh Kehutanan Berperan Penting Jaga Kelestarian Hutan

 
Penyuluh Kehutanan Berperan Penting Jaga Kelestarian Hutan
Uu Ruzhanul Ulum seusai membukan Muswil Ipkindo DPW Jabar. (istimewa/humas pemprov jabar)
WJtoday
Kamis, 7 November 2019 | 22:28 WIB
WJtoday, Bandung - Penyuluh kehutanan memiliki 2 fungsi utama dalam menjaga kelestarian hutan, yakni memeberikan pendidikan dan pendampingan kepada masyaraka.

Demikian dikatakan Plh Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Penyuluh Kehutanan Indonesia (Ipkindo) DPW Jabar di kantor Dinas Kehutanan Jabar, Kota Bandung, Kamis (7/11/12-9). 

“Musyawarah ini untuk memberikan kembali gairah insan-insan penyuluh kehutanan di Jawa Barat agar lebih peduli terhadap kehutanan,” kata Uu.

“Kepedulian itu kembali kepada tugas pokok dan fungsi penyuluh kehutanan, yaitu memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang lingkungan hidup, tentang pentingnya hutan, dan yang lainnya. Kedua, adalah memberikan pendampingan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Uu menyatakan, Pemprov Jabar tengah mengkaji regulasi terkait Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat. Hal itu dilakukan guna menyelesaikan masalah Sumber Daya Manusia (SDM). Sebab, saat ini, hanya ada 248 penyuluh kehutanan di Jabar.

“Solusinya dengan PKSM (Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat). Ini sedang diproses legalitasnya. Kalau legalitasnya sudah selesai kemudian anggarannya sudah disediakan, baru ada pengangkatan bagi mereka penyuluh mandiri yang ada di Jawa Barat,” katanya.

“Karena kehadiran mereka (penyuluh kehutanan) sangat dibutuhkan. Semakin banyak penyuluh insyaallah, semakin cepat apa yang diharapkan tentang fungsi hutan yang ada di Jawa Barat,” lanjut Uu.

Selain itu, menurut Uu, Pemprov Jabar sudah menggagas program reboisasi untuk kawasan hutan yang gundul. Dalam waktu dekat, kata dia, Pemda Provinsi Jabar akan melakukan penannam pohon berbuah di Kabupaten Sumedang. 

“Pemda Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan balai-balai benih, termasuk dengan masyarakat, membuat gerakan (penanaman pohon). Jadi, program tentang reboisasi, penanaman pohon berbuah, dan yang lainnya sedang kita galakan,” katanya.

Fungsi penyuluh kehutanan yang tergolong strategis itu akan berdampak langsung pada kelestarian hutan. Apalagi, total luas kawasan hutan di Jabar mencapai 816.603 hektare atau 22,01 persen dari total luas wilayah Jabar. Data tersebut berdasarkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 195/KPTS-II/2003.

“Saya harap kepada masyarakat Jabar menjaga hutan dengan baik untuk kelestarian hidup kita. Lebih baik mewariskan mata air kepada masyarakat daripada mewariskan air mata. Maka itu, jaga lingkungan hidup untuk kebaikan dan kehidupan anak cucu kita,” pungkas Uu. ***

Plh Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri Muswil Ikatan Penyuluh Kehutanan Indonesia (Ipkindo) DPW Jabar di kantor Dinas Kehutanan Jabar, Kota Bandung, Kamis (7/11/19). (foto: istimewa/humas pemprov jabar)

WJT / dms

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya