backgroud
logo

Bisnis

 

bank bjb Bakal Buka Perusahaan Efek Daerah Pertama di Indonesia

bank bjb Bakal Buka Perusahaan Efek Daerah Pertama di Indonesia

 
bank bjb Bakal Buka Perusahaan Efek Daerah Pertama di Indonesia
Dirut bank bjb Yuddy Renaldi di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (7/11/2019).. (dok bank bjb)
WJtoday
Jumat, 8 November 2019 | 20:30 WIB
WJtoday, Bandung -  PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJBR) bakal membentuk perusahaan efek daerah (PED) yang ditargetkan sudah terbentuk pada semester I-2020.

Untuk membentuk sekuritas non-Anggota Bursa (AB) ini perusahaan akan menggandeng sejumlah partner, namun akan tetap menjadi pemegang saham mayoritas di perusahaan tersebut. Bila rencana ini terealisasi maka, PED milik BJBR berpeluang menjadi PED pertama di Indonesia

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan untuk membentuk perusahaan ini, bank yang dipimpinnya telah menyiapkan dana investasi paling banyak Rp 10 miliar. Ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur dan modal dasar untuk PED tersebut.

"Kami masih inisiasi, tahap awal. Kita sedang mencari bentuk. Bagaimana bentuknya sedang kami diskusikan. Targetnya semester I-2020 sudah bisa beroperasi. Terkait pemegang saham mayoritas masih bjb, tapi kami mencari partner-partner lain," kata Yuddy di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan, rencana pembentukan PED ini berangkat dari tingginya potensi penduduk di Jawa Barat dan Banten yang mencapai 49 juta-50 juta jiwa atau mewakili seperlima dari penduduk Indonesia, dengan mayoritas merupakan kelompok milenial.

Dengan jumlah penduduk tersebut, bank bjb menargetkan di tahun pertama beroperasional nanti PED miliknya ini akan dapat mengumpulkan sebanyak 1.000 akun baru. "Tapi kami optimistis bisa melampaui jauh dari angka itu," imbuh dia.

Untuk mencapai targetnya tersebut, Yuddy telah menyiapkan strategi untuk bekerja sama dengan universitas dan menjaring investor dari kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Kerja sama pembentukan PED ini diinisiasi bank bjb bersama dengan Mandiri Sekuritas. Tahap awal kerja sama keduanya dimulai dengan menjadikan Bank bjb sebagai bank rekening dana nasabah (RDN).

Direktur Utama Mandiri Sekuritas Dannif Danusaputro mengatakan bekerja sama dengan perusahaan di daerah merupakan salah satu langkah perusahaan untuk meningkatkan jumlah investor ritel.

"Nanti kalau sudah ada PED nanti baru benar-benar kita jadi sponsor. Itu kita kerja sama dengan Pak Yuddy kan PED dari bank bjb. Kalau sekarang mereka kan BPD pertama yang punya ijin buka RDN," kata Dannif dalam kesempatan yang sama. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya