backgroud
logo

Fokus

 

Jokowi: Teruskan Perjuangan Memberantas Kemiskinan, Kebodohan

Jokowi: Teruskan Perjuangan Memberantas Kemiskinan, Kebodohan

 
Jokowi: Teruskan Perjuangan Memberantas Kemiskinan, Kebodohan
Jokowi: Teruskan Perjuangan Memberantas Kemiskinan, Kebodohan. (istimewa)
WJtoday
Minggu, 10 November 2019 | 13:55 WIB
WJtoday, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bangsa besar adalah bangsa yang mau menghargai, menghormati jasa-jasa para pahlawan. Kita ingat bahwa para pahlawan telah berjuang merebut, mempertahankan kemerdekaan kita, negara kita. 

Usai menjadi inspektur upacara, Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan para pejuang yang mampu memberantas kemiskinan, kebodohan dan kesenjangan yang makin melebar di tanah air.

“Menjadi kewajiban kita bersama sebagai penerus untuk terus mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan, terutama perjuangan dalam memberantas kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, kesenjangan dan yang lain-lain,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai menjadi Inspektur Upacara Ziarah Nasioal Dalam Rangka Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019, di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama, Kalibata, Jakarta, Minggu (10/11/2019).

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk miskin Indonesia pada Maret 2019 sebesar 25,14 juta penduduk. Angka ini menurun 810 ribu penduduk dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Jika dilihat dari persentase jumlah penduduk, penduduk miskin hingga Maret 2019 tercatat 9,41 persen atau menurun dibandingkan tahun sebelumnya 9,82 persen.

Dari jumlah tersebut, persentase penduduk miskin di desa mencapai 12,85 persen sementara kota sebesar 6,89 persen. Sementara jika dilihat dari sebaran provinsi, Papua menduduki provinsi termiskin di Indonesia dengan tingkat kemiskinan 27,53 persen dan DKI Jakarta menjadi provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah yakni 3,47 persen.

Jokowi lantas berharap agar masyarakat terus mampu menghargai dan menghormati jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur. Sebab, lanjut dia, para pahlawan tersebut telah berjuang meraih dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

"Bangsa besar adalah bangsa yang mau menghargai, menghormati jasa-jasa pahlawannya," kata dia.

Diketahui, tema utama peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 adalah "Aku Pahlawan Masa Kini". Dengan tema itu pemerintah berharap setiap insan masyarakat Indonesia memiliki semangat kepahlawanan dan tergerak hatinya untuk berjuang membangun negeri sesuai kemampuan dan profesi masing-masing.

Rangkaian acara Upacara pacara Ziarah Nasioal Dalam Rangka Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 itu terdiri dari mengenang peristiwa 10 November di Surabaya, mengheningkan cipta untuk arwah pahlawan, peletakan karangan bunga, doa yang dipimpin oleh Menteri Agama Fahrul Razi, penghormatan terakhir kepada arwah pahlawan, dan penaburan bunga yang diikuti oleh Menkopolhukam Mahfud MD, Mensesneg Pratikno, Mensos Juliari Batubara, Kapolri Jenderal Idham Azis, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. 

Tampak hadir dalam kesempatan itu Wakil Presiden KH. Mak’ruf Amin, Menko Polhukam Mahfud MD, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan, para menteri Kabinet Indonesia Maju, Kapolri Jenderal Idham Azis, dan Penglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


   

Terkini

 

Berita Lainnya