backgroud
logo

Buletin

 

Pedagang Rugi Ratusan Juta Akibat Kebakaran Pasar Guntur di Garut

Pedagang Rugi Ratusan Juta Akibat Kebakaran Pasar Guntur di Garut

 
Pedagang Rugi Ratusan Juta Akibat Kebakaran Pasar Guntur di Garut
Pedagang Rugi Ratusan Juta Akibat Kebakaran Pasar Guntur di Garut. Rabu (20/11/2019). (antara)
WJtoday
Rabu, 20 November 2019 | 13:41 WIB
WJtoday, Garut - Pasar Induk Ciawitali, Guntur, Garut, Jawa Barat yang merupakan pasar terbesar di Kota Garut terbakar hebat pada Rabu (20/11/2019) dini hari. Musibah kebakaran ini menyebabkan puluhan kios hangus dilalap si jago merah.

Para pemilik kios yang merupakan pedagang pasar panik dan berupaya menyelamatkan barang dagangan mereka yang bisa di evakuasi. Kebakaran yang berasal dari blok D pasar ini belum diketahui penyebab awalnya.

Dinas pemadam kebakaran Kabupaten Garut yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman. Lima mobil damkar pun diterjunkan untuk menjinakkan api.

Petugas belum mengetahui titik mula api dari mana, usai melakukan pendinginan puluhan kios yang terbakar, upaya investigasi baru akan dilakukan petugas gabungan. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Ikatan Warga Pasar Guntur, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyatakan, kerugian materi akibat peristiwa kebakaran yang menghanguskan banyak kios berbagai produk jualan, Rabu dini hari, diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

"Bisa sampai ratusan juta rupiah kalau perkiraannya," kata Ketua Ikatan Warga Pasar Guntur, Asep Kardian di lokasi kebakaran, Rabu (20/11/2019).

Asep menuturkan, angka kerugian materi tersebut baru perkiraan, karena hingga Rabu pagi belum mendata pemilik kios yang mengalami kerugian akibat kebakaran tersebut. Sejumlah pedagang maupun pemilik kios yang terbakar, kata Asep, masih membersihkan sisa kebakaran dan mengamankan barang yang dianggap masih bisa dimanfaatkan.

"Sampai sekarang masih fokus untuk membersihkan sisa kebakaran," ujarnya.

Dia mengungkapkan, peristiwa kebakaran itu telah menghanguskan 12 kios yang menjual berbagai jenis dagangan di Blok D, Pasar Guntur atau pasar induk Kabupaten Garut.

Sejumlah warga yang mengetahui kobaran api itu, kata Asep, langsung memberitahukan ke Dinas Pemadam Kebakaran Garut yang tidak jauh dari kawasan pasar.

"Api langsung ditanggulangi dan tidak meluas ke blok lain, terdata yang hangus terbakar ada 12 kios, sedangkan yang terdampak atau kena api ada 13 kios," katanya.

Asep mengutarakan, munculnya api karena adanya korsleting listrik di salah satu kios, lalu membesar hingga akhirnya membakar sejumlah kios di blok pasar tersebut. Namun lebih jelas penyebabnya, lanjut dia, dari pihak kepolisian yang saat ini sedang melakukan olah tempat kejadian di lokasi kebakaran.

"Penyebab pastinya nunggu hasil penyelidikan kepolisian," pungkasnya. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya