backgroud
logo

Trensosial

 

Terkait Bom Medan, Kominfo Imbau Gojek-Grab Perketat Validasi Driver

Terkait Bom Medan, Kominfo Imbau Gojek-Grab Perketat Validasi Driver

 
Terkait Bom Medan, Kominfo Imbau Gojek-Grab Perketat Validasi Driver
ilustrasi. (antara)
WJtoday
Selasa, 26 November 2019 | 12:12 WIB
WJtoday, Bogor - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meminta dua perusahaan transportasi online, Gojek dan Grab untuk memperketat proses validasi driver usai aksi teror bom di Medan yang mana pelaku memakai jaket milik Grab.

Menurut Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu hal ini diungkap Menkominfo Johnny G. Plate saat bertemu dengan Co-founder dan CEO Gojek Kevin Aluwi dan Presiden Direktur Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata pekan lalu, di kantor Kemenkominfo, Jakarta.

"Pak Menteri berbicara kepada Gojek dan Grab, mohon makin diperketat [... proses] validasi mitranya termasuk instrumen-instrumen yang dipakai seperti helm dan jaket. Supaya jangan ada lagi tindakan pemboman," ujar Nando, sapaan akrabnya,  ini kepada awak media di Bogor, Jawa Barat, Senin (25/11/2019).

Nando juga mengatakan bahwa Grab menyebut pelaku bukan bagian dari mitra pengemudi mereka.

"Grab sampaikan bahwa itu bukan mitranya. Jadi pakai jaketnya saja," tuturnya.

Saat ditanya apakah Kemenkominfo mendeteksi hoaks terkait bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan yang beredar di media sosial, Nando mengatakan tak hapal betul angka pasti namun dia menyebut tidak terlalu banyak.

"Ada, tetapi kurang tahu. Tidak banyak, jadi bukan menjadi perhatian kami karena tidak banyak," ungkapnya. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya