backgroud
logo

Persib

 

Persib Ditekuk Persela 2-0, Robert: Sangat Mengecewakan, Antiklimaks

Persib Ditekuk Persela 2-0, Robert: Sangat Mengecewakan, Antiklimaks

 
Persib Ditekuk Persela 2-0, Robert: Sangat Mengecewakan, Antiklimaks
Robert Alberts kecewa dengan penampilan skuat Persib saat menjamu Persela, Selasa (3/12/2019) malam.. (simamaung.com)
WJtoday
Rabu, 4 Desember 2019 | 05:33 WIB
WJtoday, Bandung – Pelatih Persib Bandung Robert Rene Albert tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah tim Maung Bandung takluk 0-2 dari tamunya, Persela Lamongan pada laga kandang Pekan 30 Liga 1 2019 yang digelar di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (3/12/2019) malam.

Selain melepas kesempatan untuk menaikkan posisi di papan klasemen, Robert menilai, penampilan anak-anak asuhanya jauh di bawah performa terbaiknya seperti ditunjukkan pada laga-laga sebelumnya. Pada 2 laga sebelumnya saat kalah dari Bali United (3-2) dan imbang dengan Barito Putera (0-0), Robert masih bisa tersenyum karena kendati gagal meraih poin penuh, pasukannya tetap tampil agresif dan bermain penuh semangat.

Sedangkan kali ini, bermain di hadapan puluhan ribu bobotoh, Supardi Nasir dan kawan-kawan malah tampil loyo, baik saat menyerang maupun bertahan.

“Sangat mengecewakan, antiklimaks. Di dalam posisi sebenarnya bisa menembus peringkat 4. Namun dengan segala kesempatan yang kami miliki, kami malah turun ke peringkat 10 dan ada jarak yang cukup jauh,” kata Robert dalam sesi konferensi pers seusai laga di Stadouon si Jalak Harupat.

Robert menyebut, permainan timnya jauh dari harapan karena rapuh saat bertahan dan ompong tanpa determinasi dalam penyerangan. Dua gol dari tim tamupun begitu mudah terjadi, sedangkan Maung Bandung sendiri menemui kebuntuan saat menyerang. Bahkan kondisi tersebut tetap berlangsung saat Persela hanya bermain dengan 10 pemain sejak menit 65.

“Saya juga masih kebingungan kenapa kami bisa bermain seperti tadi, kami tak kuat memegang bola, tidak agresif dalam melaju ke depan. Jadi itu membuat tugas lawan menjadi mudah karena mereka tidak mendapat perlawanan yang agresif,” jelas Robert.

Kevin van Kipperluis yang diplot sebagai penyerang tunggal tak mampu berbuat banyak dalam melakukan serangan ke lini pertahanan Persela pada laga kandang Pekan 30 Liga 1 2019 di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (3/12/2019) malam. Persib pun menyerah pada tamunya dengan skor 2-0. (foto: persib.co.id)

“Itu membuat kami kecewa, ini untuk pertama kalinya musim ini saya merasa kecewa dan kami harus cepat menemukan jawabannya. Karena kami akan memainkan 2 laga tandang yang sangat berat dan kami harus secepat mungkin menemukan jawabannya agar bisa kembali ke tren yang positif,” sambungnya.

Selain itu Robert mengatakan timnya rapuh di lini pertahanan. Karena dua gol lawan bisa datang dengan mudah dari situasi set piece. Gol pertama lahir dari tendangan bebas Kei Hirose yang dituntaskan Rafael Oliviera. Sedangkan peluang kedua memaksa Achmad Jufriyanto melakukan gol bunuh diri.

Robert pun mengaku kecewa dengan gol bunuh diri yang terjadi untuk kedua kalinya secara beruntun dalam 2 laga terakhir. Sebelumnya saat dijamu Bali United, Supardi Nasir yang melakukan gol bunuh diri, hingga skor saat ini menjadi 1-1, setelah sebelumnya Maung Bandung memimpin skor 0-1.

“Gol mereka juga terlalu mudah, baru berjalan 12 menit, dengan bebas menyundul bola dan gol kedua kembali dari gol bunuh diri. Kami tidak bisa membantu tim kami sendiri. Memang tak biasanya mencetak dua gol bunuh diri di dua laga beruntun,” kata Robert.
"Dua gol bunuh diri dalam dua pertandingan beruntun adalah hal yang mengecewakan," pungkas pelatih asal Belanda ini.

Pelatih Nil Maizar meluapkan kegembiraannya setelah Persela Lamongan menaklukkan Persib Bandung dengan skor2-0 pada laga Pekan 30 Liga 1 2019 di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (3/12/2019) malam. (foto: simamaung.com)

Tak Menyangka Raih Hasil Melebihi Target
Sementara itu, Pelatih Persela Nil Maizar mengaku sedikit tak menyangka timnya bisa mengalahkan Persib di kandanganya sendiri. Menurutnya, kemenangan 2-0 ini melebihi target yang dicanangkan sebelumnya. Padahal, saat berangkat ke Bandung, Nil hanya menyasar hasil imbang atau cukup membawa pulang 1 poin.

“Alhamdulillah Persela bisa mendapatkan poin 3 dari target kita dapat satu poin. Tapi ini perjuangan dari seluruh pemain, seluruh tim pelatih, manajemen bagaimana memotivasi supaya mereka berjuang sampai di titik ini,” kata Nil dalam sesi konferensi pers seusai laga di Stadion si Jalak Harupat.

Nil pun berharap ke depannya Persela bisa melanjutkan tren positif dan bisa terhindar dari degradasi. Setidaknya, kata dia, kemenangan ketiga beruntun ini bisa tetap menjaga asa timnya untuk bertahan berkompetisi di kasta tertinggi Tanah Air.

“Mudah-mudahan ke depan, kita tetap tidak pernah menyombongkan diri, karena pertandingan masih banyak, dan saya harap pemain tetap rendah hati karena kemenangan ni harus kita syukuri tapi tidak perlu kita sombongkan. Karena Persib juga bermain sangat luar biasa hari ini,” bebernya. ***

WJT / dms

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya